Berita Purbalingga
Amaliah Ramadan Digelar Lagi, Bupati Purbalingga Ingatkan Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan
Ramadan kali ini dimanfaatkan Pemkab dan DPRD Purbalingga berkeliling wilayah lewat safari Amaliah Ramadan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Ramadan kali ini dimanfaatkan Pemkab dan DPRD Purbalingga berkeliling wilayah lewat safari Amaliah Ramadan.
Putaran pertama, kegiatan berkeliling dan menyambangi warga ini dilakukan di Masjid Nurul Huda, Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Senin (19/4/2021).
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi hadir bersama Wakil Bupati H Sudono dan ketua DPRD HR Bambang Irawan SH. Mereka didampingi sejumlah pejabat di lingkungan pemkab.
Dalam kesempata itu, para pejabat melakukan salat ashar berjemaah bersama warga.
Dalam sambutannya, Tiwi, sapaan bupati, mengatakan, pandemi Covid-19 belum berakhir.
Itu sebabnya, dia meminta jemaah masjid Nurul Huda dan masyarakat, tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Jadi, dimanapun kita berkegiatan, termasuk di tempat ibadah, tetap taati protokol kesehatan," ujar Tiwi, sebagaimana rilis yang diterima, Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Begini Rencana Awal Arah Kebijakan Pemkab Purbalingga Hingga 2026, Sudah Disampaikan ke DPRD
Baca juga: Sebulan, 5 Pemuda di Purbalingga Diamankan. Terlibat Jual Beli Penggunaan Narkoba dan Psikotropika
Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-8 di Purbalingga, 20 April 2021
Baca juga: Prakiraan Cuaca Purbalingga Selasa, 20 April 2021: Malam Ini Diperkirakan Hujan
Tiwi mengatakan, pandemi yang melanda membuat banyak kegiatan ditiadakan.
Namun, saat ini, kasus Covid-19 mulai melandai. Karenanya, sejumlah kegiatan bisa dilakukan meski lewat pembatasan.
"Alhamdullilah, bapak, ibu, dengan covid yang mulai melandai kita bisa melaksanakan amaliah Ramadhan, salat tarawih, salat berjemaah di masjid. Akan tetapi, memang dibatasi dengan menerapkan protokol kesehatan dan waktunya juga dipersingkat," katanya.
Satu di antaranya, amaliah Ramadan yang bertujuan menjaga silaturahim dengan warga.
Amaliah Ramadhan juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Dan tujuan ketiga adalah untuk berbagi kebahagiaan.
"Beberapa OPD dan BUMD akan memberikan bantuan kepada takmir masjid, imam masjid, termasuk kepada masyarakat di desa Sidakangen. Semoga, bermanfaat dan bisa menjadi berkah barokah," katanya.
Diakhir sambutannya, Tiwi mengingatkan masyarakat Sidakangen untuk tetap kompak dan guyub karena kekompakan dan keguyubrukunan merupakan kunci keberhasilan.
Terlebih, saat ini, bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan beberapa tantangan, termasuk oknum-oknum yang ingin memecah belah kebhinekaan bangsa.
"Aksi terorisme dan radikalisme harus dilawan bersama sama. Mudah-mudahan, masyarakat Sidakangen selalu guyub rukun dalam kebersamaan, sehingga sulit dipecahbelah," pesannya.
Baca juga: Jelang Lebaran, Jalan Kota di Banjarnegara Diaspal Mulus. Bupati: Kami Ingin Sambut Pemudik
Baca juga: Resep Colenak Peuyeum, Bisa Jadi Menu Takjil Sore Ini
Baca juga: Lima Titik Perbatasan Banyumas Mulai Dijaga, Warga Diduga Pemudik Wajib Tes Rapid Antigen
Baca juga: Awas, Ada Sanksi bagi ASN di Kendal yang Nekat Mudik Lebaran ke Luar Wilayah Aglomerasi
Acara Amaliah Ramadhan diakhiri dengan pemberian bantuan yang diserahkan bupati berupa satu unit genset kepada Azis Muslim selaku ketua takmir masjid Nurul Huda.
Disamping genset diberikan pula sejumlah kain sarung dan sajadah.
Selain bantuan untuk takmir dan imam masjid, bupati bersama wakil bupati dan ketua DPRD juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa beras lele dan takjil untuk masyarakat. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-purbalingga-dyah-hayuning-memberi-bantuan-di-masjid-nurul-huda-sidakangen-kalimanah.jpg)