Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Penyegelan Gudang BBM Ilegal di Bawen, Kapolres Semarang: Kami Tidak Tahu, Mungkin Polda Jateng

Polres Semarang tidak tahu adanya kegiatan kepolisian yang melakukan penutupan operasi gudang penyimpanan BBM ilegal itu. 

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Lokasi yang diduga sebagai gudang penyimpanan BBM ilegal di Jalan Raya Semarang-Solo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, yang telah disegel polisi, Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Sebuah gudang yang diduga dijadikan tempat penyimpanan BBM ilegal sementara di Jalan Raya Semarang-Solo tepatnya masuk wilayah Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, disegel polisi.

Dari pantauan Tribunbanyumas.com di lokasi gudang penimbunan BBM ilegal tersebut telah dipasang garis polisi, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Hanif Dapat Upah Rp 10 Juta Tiap Ambil Sabu di Semarang, Penggerebekan Rumah Pengedar di Kendal

Baca juga: Cegah Pemudik Curi Star, Pemkab Semarang Intensifkan Peran Satgas Jogo Tonggo, Ini Tugas Utamanya

Baca juga: PKB Kabupaten Semarang: Memang Ada Kelebihan dan Kekurangan Selama Dinahkodai Cak Imin

Baca juga: Cerita Transpuan Ubah Salon Jadi Tempat Ngaji di Semarang, Mbak Wolly: Sebagai Ladang Ibadah

Gudang itu, memanfaatkan lahan kosong dengan luas sekira 10 meter yang terletak tidak jauh dari Jalan Raya Ungaran-Bawen.

Kemudian, seluruh areal lahan ditutup menggunakan plastik fiber berwarna ungu setinggi sekira 3 meter.

Sehingga, apabila ada aktivitas di dalam tidak terlihat masyarakat sekitar. 

Pada lokasi yang berjarak sekira 200 meter dari rumah makan kawasan Merakmati itu tertinggal sebuah mobil tangki berwarna biru putih dengan plat nomor H 1357 SY.

Dimana kendaraan itu diduga digunakan untuk operasional pengangkutan BBM sebelum diketahui polisi. 

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo saat dikonfirmasi berucap tidak tahu adanya kegiatan kepolisian yang melakukan penutupan operasi gudang penyimpanan BBM ilegal itu. 

"Itu mungkin yang menangani Polda Jateng."

"Coba langsung ke Ditreskrimsus Polda Jateng."

"Kami justru mengetahui itu (penutupan) dari media massa," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/4/2021). 

Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Sutisna ketika dimintai keterangan belum memonitor kegiatan anggota secara keseluruhan karena sedang dinas luar kota. 

"Kami belum mengetahui, saya secara pribadi sudah empat hari berada di daerah."

"Coba tanyakan langsung saja ke bagian krimsus," katanya.

Sementara Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora masih belum memberikan keterangan ketika dihubungi baik melalui telepon maupun pesan WhatsApp. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Citilink Batal Mendarat di Bandara Ngloram Cepu Blora, Imbas Larangan Mudik Tahun Ini

Baca juga: Ini Sanksi Tegas Bagi ASN yang Mudik di Jateng, Paling Ringan Potongan TPP Selama Tiga Bulan

Baca juga: PSIS Semarang Menuju Liga 1 2021: Dragan Masih Butuh Tambahan Tiga Pemain Gelandang

Baca juga: 2 Pejabat Eselon II di Pemkot Salatiga Dilengser, Pelayanan ke Warga Dinilai Tak Maksimal

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved