Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Polres Tegal Siapkan Pos Penyekatan di 3 Rest Area Trans Jawa saat Arus Mudik Lebaran, Ini Titiknya

Satlantas Polres Tegal menyiapkan Pos Tangguh PPKM Mikro di tiga titik rest area tol Trans Jawa ruas Tegal.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Satlantas Polres Tegal melakukan simulasi tactical floor game (TFG) dalam rencana penyekatan dan pengaman saat larangan mudik berlangsung, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Satlantas Polres Tegal menyiapkan Pos Tangguh PPKM Mikro di tiga titik rest area tol Trans Jawa ruas Tegal. Petugas yang berjaga di tiga pos tersebut akan melakukan tes rapid antigen secara terhadap mereka yang terjaring razia selama larangan mudik Lebaran diberlakukan, 6-17 Mei 2021.

Kasatlantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra mengungkapkan, tiga rest area tersebut adalah jalur A KM 275 Penarukan Kecamatan Adiwerna, jalur B ada di rest area KM 294 Kertasari Kecamatan Suradadi, dan KM 282 Lebeteng Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

Di setiap pos akan berjaga petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan. Setiap petugas berjaga dalam tiga sif.

Himawan mengatakan, petugas akan melakukan tes acak, terutama kepada calon pemudik yang tidak membawa surat keterangan sehat atau bebas Covid-19.

"Kemarin, kebetulan ada kunjungan dari Korlantas dan kami melakukan simulasi tactical floor game (TFG) dalam rangka rencana penyekatan dan pengaman saat larangan mudik berlangsung. Yang menjadi fokus utama pembahasan yaitu penerapan rest area tangguh PPKM Mikro," jelas Himawan, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Ini Sanksi Tegas Bagi ASN yang Mudik di Jateng, Paling Ringan Potongan TPP Selama Tiga Bulan

Baca juga: Kedapatan Bawa Pemudik, Pemilik Travel Gelap Bakal Ditahan hingga selesai Lebaran

Baca juga: 4,6 Juta Orang Diperkirakan Curi Start Mudik ke Jateng, Petugas Siapkan Posko Mobile

Baca juga: Polda Jateng Siapkan 14 Posko Penyekatan di Perbatasan, Siap Putar Balik Pemudik yang Nekat

"Semuanya sudah kami siapkan termasuk menentukan rest area mana saja yang ada pos tangguh ini," imbuhnya.

Tidak hanya menyiapkan pos dan petugas yang berjaga, AKP Himawan juga berkoordinasi dengan pengelola rest area tempat pos tangguh didirikan, untuk membatasi jumlah kendaraan yang parkir. Dia meminta, kendaraan yang boleh parkir hanya 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

Jika kapasitas parkir telah penuh, petugas gabungan akan menutup akses menuju rest area sehingga pengemudi tidak bisa menyelonong masuk.

Di area parkir pun sudah diatur dengan pemberian jarak antar kendaraan supaya tidak berdekatan, termasuk pembatas.

"Kami juga menyediakan area tempat cuci tangan. Jadi, sebelum masuk ke rest area, pengunjung harus mencuci tangan. Pengelola (rest area) juga saya imbau menyediakan alat pengecek suhu tubuh atau thermogun. Termasuk pengaturan jarak tempat duduk juga sudah kami persiapkan," terangnya.

Sementara, membahas mengenai rencana penyekatan pemudik, Himawan menegaskan, pihaknya bakal memutar balik calon pemudik.

Baca juga: Dua Kali Ramadan, Pengrajin Rebana di Ambarawa Gagal Panen Pesanan Akibat Wabah Covid-19

Baca juga: Hafal Pancasila dan Lir Ilir, 10 Jemaah Tarawih di Pengaringan Kebumen dapat Hadiah Uang dari Bupati

Baca juga: Bingung Siapkan Takjil Apa Hari Ini? Coba Saja Buat Talam Ubi Ungu. Berikut Resepnya

Baca juga: Selamat, Perencanaan Pembangunan Banyumas Raih Penghargaan Pangripta Abipraya dari Gubernur

Kecuali, mereka yang masuk kriteria diperbolehkan mudik, semisal sedang sakit (berobat), sedang hamil, kendaraan logistik, ambulans, damkar, atau yang memiliki surat izin jalan.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

"Saya tegaskan, saat larangan mudik berlangsung dan masih saja ada yang nekat maka akan kami minta putar balik ke arah asal. Baik mereka yang melintas di jalur Pantura ataupun jalan tol, semuanya diminta putar balik," tegasnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved