Breaking News:

Ramadan 2021

Hafal Pancasila dan Lir Ilir, 10 Jemaah Tarawih di Pengaringan Kebumen dapat Hadiah Uang dari Bupati

10 jemaah yang hafal tembang Jawa Lir Ilir dan Pancasila, mendapat hadiah uang dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto (kiri) memberi hadiah uang kepada jemaah tarawih di Masjid Nurul Huda Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Rabu (14/4/2021). Apresiasi itu diberikan kepada jemaah yang berhasil melantunkan tembang Lir Ilir dan Pancasila. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Ada yang menarik pada kegiatan salat tarawih berjemaah di Masjid Nurul Huda Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Rabu (14/4/2021). Sepuluh jemaah yang hafal tembang Jawa Lir Ilir dan Pancasila, mendapat hadiah uang dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang ikut tarawih di masjid tersebut.

Menurut Bupati, hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan ajakan kepada masyarakat agar lebih memahami Pancasila sebagai bukti cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sedangkan salawat bersyairkan tembang Jawa merupakan bukti cinta terhadap Nabi dan kultur budaya Jawa.

"Agar kerukunan dan semangat kebersaman bisa lebih ditingkatkan," ujar Arif dalam rilis yang diterima, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Rumah Warga Prembun Kebumen Nyaris Ludes Dilalap Api, Berawal dari Bakar Sampah Malam Hari

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembacokan dan Pembunuhan di Kebumen, Kedua Tersangka Peragakan 27 Adegan

Baca juga: Penerimaan PBB Bertambah Rp 200 Juta di 2020, Wabup Kebumen: Padahal Lagi Masa Pandemi

Baca juga: Kelompok Tani Dapat Pinjaman Dana Talangan di Kebumen, Totalnya Capai Rp 1,5 Miliar

Bupati mengatakan, kegiatan salat tarawih keliling dan silaturahim ini untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di masyarakat, berjalan baik.

Selain itu, pihaknya ingin mendekatkan hubungan pemerintah dengan masyarakat, khususnya di pelosok.

"Kenapa saya pilih daerah pelosok, karena mereka tidak mungkin datang ke kota. Dan masyarakat tentunya juga ingin berkomunikasi dengan pemerintah langsung," katanya.

Bupati melihat, penerapan protokol kesehatan di masjid ini, secara keseluruhan, sudah cukup baik.

Di sisi lain, Arif menilai, Desa Pengaringan memiliki potensi perbukitan yang indah. Sayang, kondisi jalan di desa ini masih cukup terjal dan butuh perbaikan.

Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya segera melakukan perbaikan.

"Insyaallah, segera kami perbaiki," janjinya. (*)

Baca juga: Bingung Siapkan Takjil Apa Hari Ini? Coba Saja Buat Talam Ubi Ungu. Berikut Resepnya

Baca juga: Selamat, Perencanaan Pembangunan Banyumas Raih Penghargaan Pangripta Abipraya dari Gubernur

Baca juga: Ban Belakang Kiri Pecah, Truk Bermuatan Degan Berakhir Terguling di Tol Semarang

Baca juga: 5 Berita Populer: Guru di Pemalang Jadi Penadah Ayam Curian-Transpuan Semarang Ajari Warga Ngaji

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved