Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Kedapatan Bawa Pemudik, Pemilik Travel Gelap Bakal Ditahan hingga selesai Lebaran

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengancam akan memenjarakan travel gelap yang nekat mengangkut penumpang di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran.

Editor: rika irawati
Kompas.com
Ilustrasi Mudik. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengancam akan memenjarakan travel gelap yang masih nekat mengangkut penumpang di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Nantinya, kata Istiono, pihak yang bertanggung jawab atas operasional travel gelap tersebut baru dibebaskan seusai Lebaran.

"Jangan main-main. Travel gelap akan saya tindak. Kalau perlu, kami tahan dan dikeluarkan setelah Lebaran. Ini serius," ancam Istiono di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: 4,6 Juta Orang Diperkirakan Curi Start Mudik ke Jateng, Petugas Siapkan Posko Mobile

Baca juga: Polda Jateng Siapkan 14 Posko Penyekatan di Perbatasan, Siap Putar Balik Pemudik yang Nekat

Baca juga: Antisipasi Pemudik Colong Start, Terminal Tirtonadi Solo Lakukan Tes GeNose bagi Penumpang Bus AKAP

Baca juga: Calon Penumpang Pesawat Dari dan Menuju Semarang Mulai Batalkan Tiket, Imbas Larangan Mudik

Istiono kembali menjelaskan, kendaraan yang boleh keluar daerah selama pelarangan mudik Lebaran hanya yang memiliki izin khusus ataupun dalam keadaan darurat.

Di antaranya, warga yang dalam kondisi akan berdinas keluar kota.

Untuk hal ini, nantinya, petuga meminta mereka menunjukkan surat tugas yang sah dalam kondisi berdinas.

Selain itu, masyarakat yang tengah mengalami kondisi berduka karena ada sanak keluarga meninggal dunia atau sakit juga diperbolehkan melintas.

Mereka pun wajib menunjukkan surat dari kelurahan setempat.

"Yang bisa keluar hanya yang punya izin khusus dan kepentingan khusus. Ini adalah operasi kemanusiaan tetapi tindakan kita tetap persuasif dan humanis. Hanya memutarbalik arah saja," jelas dia.

Atas dasar itu, dia mengharapkan, masyarakat dapat sadar untuk tidak memaksakan mudik pada Lebaran tahun ini. Hal ini untuk memerangi Covid-19

"Kami sangat berharap kesadaran masyarakat untuk sama-sama memerangi Covid-19. Kalau sama-sama dibangun kesadaran, petugas juga lebih ringan, kami lebih ringan, dan Covid-19 bisa segera kita akhiri kalau kita kompak sama-sama memutus rantai Covid-19," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Ancam Penjarakan Travel Gelap Hingga Usai Lebaran Jika Tertangkap.

Baca juga: Anggota Polres Bajarnegara Tingkatkan Patroli selama Ramadan, Keliling Mulai Sore hingga Subuh

Baca juga: Buron Kelima Tahanan Kabur Polres Purbalingga Tertangkap, Dibekuk di Daerah Karawang

Baca juga: Rumah Warga Prembun Kebumen Nyaris Ludes Dilalap Api, Berawal dari Bakar Sampah Malam Hari

Baca juga: Mengintip Aktivitas Ponpes Lansia Banyubiru Semarang kala Ramadan: Santri Mengaji dan Ikut Pelatihan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved