Berita Banyumas
Bupati Banyumas Izinkan Pasar Tiban Takjil meski Pandemi: Pedagang dan Pembeli Harus Patuh Prokes
Menanggapi adanya pasar tiban atau penjual takjil dadakan di masa pandemi, Pemkab Banyumas pun turun tangan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kehadiran pasar tiban saat sore hari, selama Ramadan, sering membuat warga bersemangat berburu menu berbuka puasa.
Tak heran, keberadaan pasar tiban yang biasanya menjual aneka makanan, selalu memicu keramaian.
Di antaranya, pasar tiba di Taman Makam Pahlawan, seitar kampus Unsoed Purwokerto, Lapangan Mersi,dan seitar kampus UMP.
Menanggapi adanya pasar tiban atau penjual takjil dadakan di masa pandemi, Pemkab Banyumas pun turun tangan.
Baca juga: Rumah di Kebasen Banyumas Ludes Dilalap Api, Diketahui setelah Tetangga Cium Bau Benda Terbakar
Baca juga: Alhamdulillah, Pesanan Bedug di Kedungbanteng Banyumas Mulai Meningkat. Tahun Lalu Berhenti Produksi
Baca juga: Jalan di Timur Kantor Pemkab Sragen Bakal Jadi Pasar Takjil, Buka Setiap Sore selama Ramadan
Baca juga: Pedagang Takjil Diperbolehkan Berjualan, Asal Ikuti Aturan Pemkab Cilacap Ini
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pihaknya mengizinkan kehadiran pasar tiban takjil.
Namun, Husein meminta pedagang dan pembeli disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Asalkan, para pedagang dan pembeli patuh prokes, disiplin, kemudian bisa mengendalikan diri, saya rasa tidak masalah," ungkap Husein saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Selasa (13/4/2021).
Husein mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pedagang yang mengabaikan prokes.
Husein juga memastikan, dia dan Forkompimda Banyumas bakal mengawasi keberadaan pasar tiban takjil. Jika keberadaannya memicu kesemrawutan, Husein tak segan menertibkan.
Menurutnya, pemkab bersama Polresta Banyumas telah membentuk tim khusus untuk memantau dan menindak pedagang tiban yang tidak mematuhi protokol kesehatan. (Tribunbanyumas/jti)
Baca juga: Tunggakan Klaim Penanganan Covid Tembus Rp 10 Miliar, RS Aisyiyah Kudus Khawatir Tak Bisa Bayar THR
Baca juga: Hari Pertama Puasa, Bupati Cilacap: Pedomani Protokol Kesehatan Tanpa Mengurangi Kekhusyukan Ibadah
Baca juga: 4,6 Juta Orang Diperkirakan Curi Start Mudik ke Jateng, Petugas Siapkan Posko Mobile
Baca juga: Bingung Siapkan Menu Takjil? Buat Saja Es Blewah Kolang-kaling. Ini Resepnya