Ramadan 2021
Hari Pertama Puasa, Bupati Cilacap: Pedomani Protokol Kesehatan Tanpa Mengurangi Kekhusyukan Ibadah
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji memulai ibadah Ramadan dengan melaksanakan salat isya dan tarawih berjemaah di Masjid Agung Darussalam Cilacap.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji memulai kegiatan ibadah di bulan Ramadan dengan melaksanakan salat isya dan tarawih berjemaah di Masjid Agung Darussalam Cilacap, Senin (12/4/2021) malam.
Bupati juga berkesempatan memberikan kuliah tujuh menit (kultum) sebelum pelaksanaan salat tarawih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Forkopimda, ketua TP PKK Kabupaten Cilacap Hj Teti Rohatiningsih, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, bupati mengingatkan jemaah agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tidak mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.
"Meskipun kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, yang masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan, sehingga tetap harus mempedomani protokol kesehatan," kata bupati dalam rilis yang diterima, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Masih Dicari, Faslul Amin Hilang Tergulung Ombak saat Mandi di Pinggir Laut Jetis Cilacap
Baca juga: Ambil Foto Sunrise di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Pemuda Ini Malah Tercebur ke Laut bersama Motornya
Baca juga: Silaturahim dengan Bupati Husein, Danlanal Cilacap Bahas Pengoperasian Dermaga Serayu Banyumas
Baca juga: Istri Kaget Lihat Gaji Pertama Saya, Biasanya Sehari Rp 5 Juta, Cerita Pengusaha Jadi Bupati Cilacap
"Namun, kita semua berharap, semoga hal ini tidak mengurangi kekhusyukan kita dalam menjalani ibadah puasa Ramadan di tahun ini," imbuhnya.
Dalam kultumnya, Tatto juga meminta jemaah bisa mengambil hikmah dengan adanya perintah untuk berpuasa di bulan Ramadan.
"Jadi, hikmah dari bulan puasa ini, salah satunya adalah kita diharapkan mampu menyucikan persepsi untuk kerendahan dan kedamaian hati," ungkapnya.
Pelaksanaan ibadah di Masjid Agung Darussalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di antaranya pengecekan suhu badan dan jaga jarak dalam pelaksanaan ibadah. (Tribunbanyumas/jti)
Baca juga: 4,6 Juta Orang Diperkirakan Curi Start Mudik ke Jateng, Petugas Siapkan Posko Mobile
Baca juga: Alhamdulillah, Pesanan Bedug di Kedungbanteng Banyumas Mulai Meningkat. Tahun Lalu Berhenti Produksi
Baca juga: Bingung Siapkan Menu Takjil? Buat Saja Es Blewah Kolang-kaling. Ini Resepnya
Baca juga: Terpeleset saat Cuci Kaki di Tepi Sungai Comal Pemalang, Seorang Pelajar Hilang Tenggelam