Breaking News:

Berita Pendidikan

Hasil Penelitian Profesor Unair: Daun Kelor Bisa Jadi Obat Antikanker Mulut

Hasil penelitian tentang daun kelor sebagai obat antikanker mengantarkan Prof Theresia Indah Budhy Sulisetyawati menjadi guru besar Unair.

Editor: rika irawati
TribunBanyumas.com/Khoirul Muzaki
ILUSTRASI. Warga Desa Pucungbeduk, Banjarnegara, memetik daun kelor yang tumbuh di pekarangan rumah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Hasil penelitian tentang daun kelor sebagai obat antikanker mengantarkan Prof Theresia Indah Budhy Sulisetyawati menjadi guru besar bidang Patologi Mulut dan Maksilofasial Univeristas Airlangga (Unair).

Hasil penelitian yang didapatnya diuraikan dalam orasinya berjudul "Pengembangan Terapi Kanker Rongga Mulut dengan Nanopartikel Moringa Oleifera".

Dia mengingatkan, masalah kanker di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Apalagi, diikuti dengan fakta hadirnya Indonesia sebagai negara dengan kasus kanker terbanyak di Asia Tenggara, setelah Vietnam.

Baca juga: Penelitian IPB, Tiga Tanaman Herbal Ini Bisa Jadi Obat Ampuh Redakan Asam Urat

Baca juga: Hasil Penelitian: Virus Covid-19 Bertahan Hidup Hingga 28 Hari di Layar Ponsel

Baca juga: 5 Hasil Penelitian Menggembirakan, Secercah Harapan dalam Melawan Wabah Virus Corona

Baca juga: Benarkah Peminum Kopi Punya Tulang yang Lebih Kuat? Simak Hasil Penelitiannya

Angka kematian kanker di Indonesia 2 persen. Dan untuk kanker mulut, prevalensinya naik, dari 1,4 persen di 2013 menjadi 1,8 persen di 2018.

"Angka kejadian kanker di Indonesia pun mencapai 135.000 orang per tahunnya. Sebuah problematika yang tidak dapat kita kesampingkan," ucap dia melansir laman Unair, Senin (12/4/2021).

Dengan mengikuti fakta yang ada, dia akhirnya berusaha menemukan obat anti kanker dengan cara yang lebih aman, alami, dan mudah didapat, khususnya di Indonesia.

Potensi obat anti kanker itu jatuh kepada tanaman kelor yang setelah diteliti, mengandung berbagai zat aktif, semisal fitokimia yang dapat menjadi agen anti-neoproliferatif penghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Fokus utama penelitian

Lalu, mengapa nanopartikel daun kelor menjadi fokus utama penelitian?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved