Breaking News:

Berita Kecelakaan Hari Ini

Satu dari Tiga Teknisi Tewas Seusai Tersengat Listrik, Perbaiki Lampu di SPPBE Petarukan Pemalang

Saat memperbaiki lampu penerangan di SPPBE, tiga teknisi ini tersengat listrik, di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. 

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Masyarat memadati lokasi insiden tiga teknisi tersengat aliran listrik tegangan tinggi, di SPPBE milik PT Saputra Empat Srikandi, yang masuk wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Tiga orang menjadi korban sengatan listrik, saat memperbaiki lampu penerangan di SPPBE milik PT Saputra Empat Srikandi, yang masuk wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang

Satu di antaranya korban dalam insiden nahas itu, bahkan meninggal dunia seusai tersengat aliran listrik. 

Sementara dua lainnya mengalami luka bakar berat dan dirawat di RS Siaga Medika Pemalang. 

Baca juga: Dua Perusahaan Ini Bantu Alat Swab Antigen, Pemkab Pemalang Terima 300 Unit

Baca juga: Gaji Petugas Kebersihan Bakal Setara UMK Pemalang, Janji Mukti Agung Wibowo

Baca juga: Empat Kecamatan Belum Tersentuh Layanan Sampah di Pemalang, DLH: Keterbatasan Armada dan SDM

Baca juga: Paling Lama Satu Jam Urus SKCK di SPKT Polres Pemalang

Dituturkan AKP Heru Irawan, Kapolsek Petarukan, insiden tersengatnya tiga orang itu terjadi pada Selasa (30/3/2021) sore. 

"Kejadian itu bermula saat tiga orang teknisi di SPPBE, tengah mengganti lampu penerangan, sekira pukul 14.30," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (31/3/2021).

Dilanjutkan AKP Irawan, ketinggian lampu penerangan tersebut mencapai 10 meter.

"Ketika hendak memperbaiki, tiang lampu didorong oleh tiga teknsisi tersebut," paparnya. 

Namun seusai didorong, dikatakan Kapolsek Petarukan, tiang lampu menempel kabel PLN bertegangan tinggi yang ada di dekatnya. 

"Hal itu mengakibatkan tiga teknisi tersengat aliran listrik tegangan tinggi, dan satu teknisi meninggal di lokasi," ucapnya. 

Ditambahkannya, dua lainnya sampai saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

"Satu korban meninggal merupakan warga Desa Tegalmlati, Kecamatan Petarukan."

"Yang bersangkutan pun telah dimakamkan."

"Sementara dua lainnya yaitu warga Kecamatan Taman dan Petarukan, mengalami luka bakar di kaki, tubuh bagian belakang, serta kepala," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: RSUD Temanggung Cuma Buka 76 Formasi Lowongan, Pelamarnya Capai 1.821 Orang

Baca juga: Pelaku Sewa Ruko Sehari di Temanggung, Toko Sembako di Solo Kena Tipu, Pesan Barang Cara COD

Baca juga: Pemerintah Resmikan Gudang Sistem Resi Gudang Bawang Merah di Brebes, Ini Manfaatnya

Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved