Berita Tegal
Klaster Piknik Bertambah, Rombongan Dharma Wanita Disdikbud Pangkah Tegal Juga Positif Covid
Kasus penularan Covid-19 dari klaster piknik muncul lagi di Kabupaten Tegal. Kali ini, dari rombongan piknik dharma wanita Disdikbud kecamatan.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Kasus penularan Covid-19 dari klaster piknik kembali muncul di Kabupaten Tegal. Setelah sebelumnya klaster piknik rombongan senam di Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, kali ini, klaster baru muncul dari rombongan piknik Dharma Wanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Pangkah.
Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, Rabu (31/3/2021).
Joko mengatakan, klaster piknik rombongan Dharma Wanita Disdikbud Kecamatan Pangkah ini diketahui Selasa (30/3/2021).
Baca juga: 19 Warga Penusupan Kabupaten Tegal Positif Covid, Rombongan Senam yang Pulang Piknik dari Dino Land
Baca juga: Jerit Pedagang Oleh-oleh Telur Asin di Jalan Pantura Tegal, Ancaman Bangkrut Tinggal Menunggu Waktu
Baca juga: Guru SMP Jadi Korban Jambret, Pelakunya Pedagang Roti Gulung di Pasar Pagi Kota Tegal
Baca juga: Pemuda Asal Slerok Tegal Ini Cuma Bertahan Sebulan, Tak Bisa Lagi Bantu Kawan Bermain Judi Online
Bahkan, serang dari peserta rombongan piknik ini dilaporkan meninggal dunia.
Menurut Joko, peserta yang meninggal ini sempat kontak dengan klaster piknik rombongan senam Penusupan.
"Ini klaster baru. Mereka rombongan Dharma Wanita yang naik bus wisata Cafe. Dari rombongan ini, ada satu orang yang meninggal dunia dan terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah penumpangnya ada 24 orang," jelasnya.
Klaster senam meluas
Sementara, Joko mengatakan, penularan Covid-19 dari klaster piknik rombongan senam Penusupan meluas.
Jika sebelumnya tercatat ada 18 orang yang terpapar SARS-CoV-2, dari pemeriksaan lanjutan, tercatat menjadi 46 orang dan satu orang meninggal dunia.
Kemunculan klaster ini berawal dari keberangkatan rombongan senam Desa Penusupan ke wahana wisata baru di Kabupaten Purbalingga, Kamis (11/3/2021) lalu.
Diperkirakan sekitar 50 orang warga Penusupan berangkat menggunakan bus dan delapan orang lainnya menggunakan kendaraan pribadi.
Sepulang dari kegiatan itu, seorang peserta piknik, berinisial W (40), mengalami gejala batuk, pilek, badan lemas, dan tidak enak badan pada Sabtu (20/3/2021). W kemudian dilarikan ke RSUD dr Soeselo Slawi.
Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) menyatakan, W positif terkonfirmasi Covid-19 dengan disertai komorbid dan meninggal dunia pada Kamis (25/3/2021), sekitar pukul 06.26 WIB di RSUD dr Soeselo Slawi.
Baca juga: Vaksinasi Massal di GOR Satria Purwokerto Dimulai Hari Ini, Dibatasi 500 Orang Per Hari
Baca juga: Pemkab Kudus Tak Akan Tolak Pemudik, Siapkan Tempat Karantina Terpusat di Rusunawa Bakalan Krapyak
Baca juga: Dituding Tak Bisa Tanggung Jawab, Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi Massal di GOR Satria Purwokerto
Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dibuka Mulai Juli, Begini Aturannya saat Ada Siswa yang Positif Covid-19
Menindaklanjuti temuan kasus positif tersebut, sejak Sabtu (20/3/2021), petugas kesehatan Puskesmas Penusupan melakukan penelusuran, pelacakan, dan pengetesan pada peserta senam dan kontak eratnya sejumlah 67 orang.
Dari hasil temuan awal, 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini bertambah menjadi 46 orang.