Breaking News:

Berita Pendidikan

Dipastikan Juli 2021, Anak-anak Sudah Bisa Bersekolah Lagi, Hasil Keputusan SKB Empat Menteri

Pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan akan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai.

DISDIK KOTA SALATIGA
ILUSTRASI - Suasana uji coba pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Salatiga, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengumumkan bahwa institusi pendidikan atau sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada tahun ajaran baru mendatang, yang dimulai Juli 2021.

Kebijakan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Breaking News! PSIS Semarang Juara Grup A Piala Menpora 2021, Urutan Kedua Barito Putera

Baca juga: Dua Perusahaan Ini Bantu Alat Swab Antigen, Pemkab Pemalang Terima 300 Unit

Baca juga: 1.600 Batang Rokok Ilegal Disita, Konsumen Mayoritas Petani, Satpol PP Karanganyar: Cari Murahnya

Baca juga: TKI Asal Karanganyar Tewas Mengapung di Perairan Pangke, Adik Almarhum: Berangkat Dua Pekan Lalu

"Pada ajaran baru Juli 2021 diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Selasa (30/3/2021).

Adapun, SKB ini ditandatangani Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (30/3/2021), Muhadjir menjelaskan, namun ada catatan khusus kaitannya pembelajaran tatap muka secara terbatas ini.

Itu bisa terealisasikan setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan.

Adapun, pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan akan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai.

"Vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan paling lambat Juni 2021," ucap Muhadjir.

Menurut dia, vaksinasi memang memberikan harapan dalam menghadirkan kebiasaan hidup baru yang menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam bidang pendidikan.

"Pendidik dan tenaga pendidikan merupakan salah satu sasaran (vaksinasi) dalam rangka mendukung akselerasi pembelajaran tatap muka secara terbatas," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul SKB 4 Menteri, Juli 2021 Dilakukan Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas

Baca juga: Lisna Teringat Larangan Mudik 2020, Banyak Telur Dibuang Karena Membusuk, Toko Gulung Tikar di Tegal

Baca juga: Ramadan di Masa Pandemi, Bupati Karanganyar: Silakan Jika Mau Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

Baca juga: Empat Kecamatan Belum Tersentuh Layanan Sampah di Pemalang, DLH: Keterbatasan Armada dan SDM

Baca juga: 75% Pengusaha Bus Terdampak Pandemi, Pemilik PO Haryanto Minta Larangan Mudik Ditinjau Ulang

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved