Breaking News:

Berita Salatiga

Pasar Rejosari Salatiga Dibangun Ulang Mulai Mei, Pedagang Direlokasi sementara ke Pasar Andong

Pembangunan ulang Pasar Rejosari atau Pasar Sapi Salatiga bakal dimulai Mei. Disdag pun bersiap merelokasi pedagang ke Pasar Andong.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala Disdag Kota Salatiga, Kusumo Aji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Menyusul rencana pelaksanaan revitalisasi Pasar Rejosari (Pasar Sapi), Dinas Perdagangan Kota Salatiga bakal merelokasi ratusan pedagang ke Pasar Andong di Jalan Osamaliki.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan, pembangunan Pasar Rejosari akan dimulai Mei 2021.

"Sebelum pembagunan kembali Pasar Rejosari dilaksanakan, lahan pasar harus bersih dari aktivitas perdagangan maupun kegiatan lain masyarakat. Maka, kami akan segera merelokasi 120 pedagang ke Pasar Andong," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Pabrik Plastik di JLS Salatiga Terbakar, Diduga Dipicu Masalah Mesin Boiler

Baca juga: Mudik Lebaran Tak Dilarang, Dishub Salatiga Minta Vaksinasi Covid Sopir Angkutan Umum Jadi Priotitas

Baca juga: Tunggakan Pembayaran Insentif Nakes di RSUD Salatiga Capai Rp 1,9 Miliar, Berharap Cair April

Baca juga: Mangkrak 13 Tahun, Pembangunan Pasar Rejosari Salatiga Kembali Dianggarkan Rp 25 Miliar

Menurut Kusumo Aji, Dinas Perdagangan sudah melakukan sosialisasi terkait relokasi pedagang Pasar Rejosari ke Pasar Andong.

Dia mengakui, tidak semua pedagang setuju direlokasi. Meskipun demikian, sebagian yang menolak diduga karena adanya provokasi.

Ia menambahkan, Dinas Perdagangan akan bersikap tegas terhadap sekelompok pedagang yang menolak direlokasi dan justru menghambat proses persiapan relokasi.

"Dan kami akan bersikap tegas karena lokasi pasar darurat di lahan Pasar Rejosari harus dibersihkan," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, saat ini, proyek revitalisasi Pasar Rejosari senilai Rp 25 miliar tersebut memasuki tahapan lelang.

Sebelumnya, Pasar Rejosari Salatiga mangkrak hampir 13 tahun sejak mengalami kebakaran pada 2008 silam.

Usulan pembangunan kembali pasar tradisional itu berungkali gagal sampai akhirnya, tahun ini disetujui dilaksanakan.

Dalam konsep revitalisasi nantinya, ada perubahan desain pasar yang nantinya menonjolkan tata ruang terbuka hijau. (*)

Baca juga: Petani di Kaligangsa Tegal Alami Gagal Panen, Carsadi: Tanaman Padi Banyak yang Terendam Air

Baca juga: Pemicu Awal Karena Cemburu, Warga Sempor Kebumen Ini Keroyok Rekannya Seusai Pesta Miras

Baca juga: Empat Tahun Lagi, Produksi Listrik PLTA Mrica Banjarnegara Terancam Terganggu, Terdampak Sedimentasi

Baca juga: Alhamdulillah, Pemain dan Official Tim PSIS Semarang Selesai Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved