Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Empat Tahun Lagi, Produksi Listrik PLTA Mrica Banjarnegara Terancam Terganggu, Terdampak Sedimentasi

Jika upaya pelestarian sungai tidak berjalan baik di sekitar Waduk Mrica Banjarnegara, produksi listrik PLTA akan mulai terganggu pada 2025.  

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Peringatan Hari Air Sedunia menjadi refleksi bahwa krisis air mengancam kehidupan masyarakat global. 

Setiap orang mengamini pentingnya air bagi peradaban.

Tetapi tidak semua orang sadar merawat air bagi berlangsungnya kehidupan. 

Baca juga: Tebar Ikan di Sungai Serayu, Siswa SMA Negeri 1 Sigaluh Banjarnegara Peringati Hari Air Sedunia

Baca juga: Dua Warga Banjarnegara Ini Bernasib Apes, Gagal Curi Kambing di Kebumen, Begini Ceritanya

Baca juga: Begini Cara Alumni Ponpes Al Mukmin Ngruki di Banjarnegara Lawan Stigma Teroris

Baca juga: Alana Hafiz Cilik Banjarnegara Minta Doa, Ingin Asah Kemampuan di Lomba Dai Cilik Indonesia

Bicara air nyatanya tidak sebatas untuk konsumsi rumah tangga dan kebersihan.

Air juga sebagai sumber energi listrik yang menjadi kebutuhan vital masyarakat modern. 

Demikian halnya Sungai Serayu yang menghasilkan energi listrik melalui PLTA PB Soedirman.

Sayang, Waduk Mrica terancam berumur pendek.

Laju sedimentasi yang terus bertambah tiap tahun membuat luasan waduk menyempit dan dangkal. 

Sebagian areal waduk bahkan telah berubah daratan karena tumpukan sedimentasi. 

GM PT Indonesia Power Mrica PGU, Slamet Suwardi mengatakan, jika upaya pelestarian sungai tidak berjalan baik, produksi listrik PLTA akan mulai terganggu pada 2025.  

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved