Breaking News:

Berita Semarang

Prioritaskan Kasus Covid-19, Pemkot Semarang Tak Layani Pemesanan Lahan Makam Umum

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tidak membuka pelayanan pemesanan lahan pemakaman.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
SATPOL PP KOTA SEMARANG
Ilustrasi. Warga pelanggar protokol kesehatan dihukum datangi makam jenazah pasien Covid-19 di TPU Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Selasa (27/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tidak membuka pelayanan pemesanan lahan pemakaman. Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati.

Dia menyampaikan, apalagi adanya pandemi Covid-19 ini. Setiap tempat pemakaman umum (TPU) yang dikelola Pemerintah Kota Semarang dijadikan persediaan lahan pemakaman kasus Covid-19.

Hal itu bukan berarti tidak bisa digunakan oleh masyarakat yang meninggal bukan karena Covid-19.

Menurutnya, masyarakat tetap dapat dimakamkan di TPU namun Disperkim tidak melayani pemesanan tempat makam.

"Meskipun sudah menggunakan TPU Jatisari sebagai pemakaman Covid-19 tetapi pemakaman umum lain tetap dipersiapkan bila TPU Jatisari sudah tidak dapat menampung lagi. Sehingga, saat ini, Disperkim selaku pengelola pemakaman umum, tidak melayani pemesanan tempat makam," jelas Pipie, sapaan akrabnya, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Warga Kampung Sawah di Kecamatan Tugu Semarang Tangkap Ular Piton, Perut Membuncit Sebesar Helm

Baca juga: Persiapan Mepet, Manajemen PSIS Semarang Belum Mau Pasang Target di Piala Menpora

Baca juga: KBM Tatap Muka Dimulai Juli, Anak Sekolah Dapat Vaksin Covid? Ini Penjelasan Dinkes Kota Semarang

Baca juga: Terkendala Datang ke Puskesmas, Lansia di Kota Semarang Divaksin di Rumah Warga atau Kelurahan

Pipie melanjutkan, Pemkot Semarang, saat ini, mengelola 17 TPU yaitu TPU Kembangarum seluas 2,2 hektare, TPU Tawangaglik 1,5 hektare, TPU Ngadirgo 0,5 hektare, TPU Palir 0,25 hektare, TPU Jatisari 13 hektare.

Kemudian, TPU Tugurejo 2,5 hektare, TPU Kedungmundu Cina 1,5 hektare, TPU Kedungmundu Kristen 4,3 hektare, TPU Kedungmundu Veteran 2 hektare, TPU Sendangmulyo 1,97 hektare, TPU Trunojoyo 3,1 hektare.

TPU Jabungan 9,4 hektare, TPU Pedurungan LOR 0,61 hektare, TPU Banjardowo 1,27 hektare, TPU Bergota 2 hektare, TPU Sompok 0,5 hektare , dan TPU Gunungpati 7 hektare.

"TPU Bergota, Trunojoyo, dan Sompok, telah mengalami overload. Sedangkan tingkat ketersediaan lahan makam di TPU lain, rata-rata berkisar dari 10-70 persen dari total luas lahan," sebutnya.

Pipie memaparkan, Pemkot Semarang terus berupaya memenuhi kebutuhan lahan makam. Terlebih, saat ini, pembangunan perumahan cukup pesat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved