Breaking News:

Berita Tegal

ABK Hilang di Perairan Kota Tegal, Diduga Jatuh saat Kapal Dihantam Gelombang Tinggi

Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Jeni Iswanto (39), hilang saat melaut di perairan Kota Tegal, Rabu (10/3/2021) siang.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tim SAR melakukan pencarian ABK hilang di Perairan Kota Tegal, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Jeni Iswanto (39), hilang saat melaut di perairan Kota Tegal, Rabu (10/3/2021) siang.

Kamis (11/3/2021) siang pencarian masih dilakukan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Riswanto mengatakan, Jeni berangkat melaut dari wilayah pesisir Muarareja, pada Senin (8/3/2021).

Korban melaut menggunakan kapal arad berukuran 10 gross tonnage (GT) bersama tiga ABK lain.

Namun, pada Rabu pukul 11.00 WIB, ketiga temannya tak mendapati Jeni.

"Saat tiga orang itu berada di depan kapal. Tiba-tiba korban hilang, tidak diketahui keberadaannya," kata Riswanto, Kamis.

Baca juga: Aksi Pencurian di Minimarket Terekam CCTV, Polres Tegal Kota: Pelaku Ada Empat Orang

Baca juga: Awas Kena Tilang, Mulai Pekan Depan Dilarang Parkir di Sepanjang Jalan Pancasila Kota Tegal

Baca juga: Ini Tiga Lokasi Parkir Resmi Buat Pengunjung Jalan Pancasila Kota Tegal

Baca juga: 4 Hari setelah Divaksi Covid-19 Guru di Kota Tegal Meninggal, Dinkes: Bukan KIPI tapi Diabetes

Riswanto mengatakan, kapal yang digunakan korban dan tiga ABK lainnya dalam kondisi baik.

Ia menduga, korban jatuh ke laut karena gelombang air laut yang sedang tinggi dan membuat kapal tak seimbang.

"Saat ini, kapal dan tiga ABK lain masih mencari di perairan sekitar lokasi hilangnya korban," ujarnya.

Riswanto mengatakan, pihaknya bersama Tim SAR sudah melakukan pencarian di hari pertama setelah kejadian. Tapi belum ada hasil.

Ia mengatakan, pencarian korban terganggu gelombang tinggi.

Sementara, kapal patroli yang dikerahkan ada empat unit, kapal patroli Polair Polres Tegal Kota, kapal Polair Polda Jateng, kapal TNI AL Tegal, dan kapal Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP).

"Tadi, kami menyisir laut selama 2,5 jam, belum ada hasil. Terkendala ombak besar juga. Nanti, pencarian kami lanjutkan lagi," jelasnya. (*)

Baca juga: Warga Kampung Sawah di Kecamatan Tugu Semarang Tangkap Ular Piton, Perut Membuncit Sebesar Helm

Baca juga: Akses ke Curug Pletuk Pesangkalan Masih Terjal, Bupati Banjarnegara Janji Perbaiki Tahun Ini

Baca juga: Ditahan Imbang PGS 1-1, Barcelona Tersingkir dari Liga Champions. Koeman Sindir Messi

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Lagi Hari Ini, Tersedia Kuota untuk 600 Ribu Orang

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved