Breaking News:

Berita Banyumas

TMMD Sengkuyung 2021 Banyumas Dimulai, Satu Bulan Pembangunan Jalan dan RTLH Harus Rampung

Pembukaan TMMD Banyumas dilakukan secara simbolis lewat pemukulan kentongan oleh Forkompimda, secara bergantian.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banyumas Achmad Husein dan Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra menandatangani berita acara pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I 2021 di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein dan Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra menandatangani berita acara pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I 2021, di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (2/3/2021).

Sementara, pembukaan TMMD dilakukan secara simbolis lewat pemukulan kentongan oleh Forkompimda, secara bergantian.

Turut hadir pada acara ini, wakil bupati, ketua DPRD, kaploresta Banyumas, kajari Purwokerto dan Banyumas, Ketua Baznas Banyumas, kepala Dinkominfo, kepala Dinsospermades, camat Wangon, dan kepala desa Wangon.

Komandan Kodim 0701 Banyumas Letkol Inf Candra mengatakan, kegiatan TMMD Sengkuyung I di Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, berlangsung 2-31 Maret 2021.

Baca juga: Belum Ada Bioskop di Banyumas yang Buka, Dinporabudpar Tunggu Pengelola Ajukan Izin

Baca juga: Pamit Cari Kayu Bakar, Kasilun Dikabarkan Hilang di Hutan Igir Pulasari Ajibarang Banyumas

Baca juga: Hari Ini, Ratusan Prajurit TNI di Banyumas Mulai Divaksin Covid-19 di RS Wijayakusuma

Baca juga: Pulang Ziarah ke Jawa Timur, 6 Warga Banyumas Positif Covid-19. Bupati: Sudah Diingatkan tapi Nekat

Ada beberapa sasaran pokok, yaitu pembangunan jalan rabat beton ukuran panjang 1.242 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 0,15 meter.

TMMD ini akan membangun jalan desa yang bermanfaat untuk jalan pertanian.

"Kemudian, pembangunan talud panjang 350 meter, lebar 0.40 meter, tinggi 1,2 meter. Pembangunan plat beton dengan empat titik, satu titik panjang 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1 meter," katanya dalam acara.

Selain itu, ada pula sasaran tambahan, berupa pembangunan talud sepanjang 180 meter, lebar 0,40 meter, tinggi 1,2 meter.

Akan ada pula perbaikan satu rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut.

Sedangkan untuk sasaran nonfisik, ada penyuluhan dari dinas dan instansi terkait yang dikoordinasikan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo).

Baca juga: Bocorkan Sosok Pemilik Baru Persis Solo, Wali Kota Solo Gibran: Putra Daerah

Baca juga: Kedatangan Tamu Polisi, Pesta Miras 13 Anak Muda di Lapangan Kembangan Purbalingga Langsung Bubar

Baca juga: Lobi Citilink, Bupati Blora Arief Rohman Berharap Ada Penerbangan Blora-Jakarta saat Lebaran

Baca juga: Hakim PN Semarang Dilaporkan ke Bawas MA. Putusan Terkait Permohonan Pailit Jadi Pemicu

Candra mengatakan, kegiatan bangun desa ini melibatkan personel dari berbagai instansi. Di antaranya, 40 prajurit TNI, 10 anggota Polri, lima petugas yang tergabung dalam Tim Asistensi, 14 panitia dari pemdes, dan 60 warga.

"Kegiatan kami juga harus memberi contoh kepada masyarakat dengan tetap menjaga protokol kesehatan," terangnya.

Sementara, Bupati Banyumas Achmad Husein menyambut baik adanya TMMD ini. Menurutnya, lewat TMMD, pemkab diuntungkan karena dengan biaya yang sama tetapi hasilnya jauh lebih banyak dan lebih baik.

"Itu karena semangat gotong-royong antara TNI dan masyarakat," kata bupati. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved