Berita Banyumas
Belum Ada Bioskop di Banyumas yang Buka, Dinporabudpar Tunggu Pengelola Ajukan Izin
Dinporabudpar Banyumas menunggu pengelola bioskop mengajukan izin sebelum tempat hiburan tersebut benar-benar dibuka.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah memberi lampu hijau terkait pembukaan bioskop. Namun, operasional tempat hiburan ini bisa dilakukan setelah pengelola bioskop mengajukan pembukaan ke Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar) setempat.
Kepala Dinporabudpar Banyumas, Asis Kusumandani, mengatakan, hingga Rabu (3/3/2021), belum ada pengelola yang mengajukan izin pembukaan kembali bioskop.
"Saya menunggu mereka, para pengelola bioskop, mengajukan izin buka," kata Asis di Banyumas, Rabu.
Baca juga: Bioskop di Purwokerto Dapat Lampu Hijau Buka, Tempat Karaoke Belum. Ini Alasan Bupati Banyumas
Baca juga: Pamit Cari Kayu Bakar, Kasilun Dikabarkan Hilang di Hutan Igir Pulasari Ajibarang Banyumas
Baca juga: Hari Ini, Ratusan Prajurit TNI di Banyumas Mulai Divaksin Covid-19 di RS Wijayakusuma
Baca juga: Pulang Ziarah ke Jawa Timur, 6 Warga Banyumas Positif Covid-19. Bupati: Sudah Diingatkan tapi Nekat
Sementara, Tim Humas Bioskop Rajawali Purwokerto, Eny, menyambut baik lampu hijau pembukaan bioskop.
Apalagi, sejak lama, pihaknya telah melakukan persiapan.
"Jauh-jauh hari sudah dipersiapkan, tempat cuci tangan dan sebagainya. Kalau kursi-kursinya, masih harus tetap dirawat, kalau ada tanda silangnya kan agak susah. Nanti, kalau menjelang buka, baru kami beri tanda silang atau jarak antar kursi," terangnya.
Terkait kapasitas bioskop, Eny mengatakan, setiap studio memiliki kapasitas berbeda.
"Kalau studio satu di Rajawali, kurang lebih ada 400an kursi. Kalau (studio) yang lain, kurang lebih 150 kursi," tuturnya.
Sementara, seorang warga, Sulistya (20), mengaku rindu menonton film di bioskop.
"Selama ini, nonton film lewat HP atau kalau ada film baru, ya berbayar. Cuma, kurang puas rasanya (nonton di HP)," kata warga Purwokerto ini.
Baca juga: Kedatangan Tamu Polisi, Pesta Miras 13 Anak Muda di Lapangan Kembangan Purbalingga Langsung Bubar
Baca juga: Lobi Citilink, Bupati Blora Arief Rohman Berharap Ada Penerbangan Blora-Jakarta saat Lebaran
Baca juga: Hakim PN Semarang Dilaporkan ke Bawas MA. Putusan Terkait Permohonan Pailit Jadi Pemicu
Baca juga: Pemkab Prioritaskan 122 Ribu Lansia di Kebumen Terima Vaksin Covid-19
Penggemar film bergenre drama komedi ini biasa nonton film di bioskop bersama teman atau keluarga.
"Kalau nanti tempat duduknya terpisah, rasanya aneh. Kanan kiri kosong. Tapi tidak masalah karena demi patuh protokol kesehatan," ujarnya.
Warga lain asal Purwokerto, Gresia Wisma (24), mengatakan, sudah sangat ingin menonton film di bioskop.
Terkait batasan kapasitas, menurutnya tak masalah, asalkan ada kursi yang bersebelahan.
"Lebih baik ada kursi bersebelahan yang dipersiapkan untuk keluarga. Itu mungkin akan lebih baik. Lagipula, berangkatnya bareng keluarga," terangnya.
Menurutnya, tidak masalah jika prokes ketat di bioskop yang penting kenyamanan dan kebersihan tempat terjaga.
Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein memberi lampu hijau pembukaan bioskop. Hanya saja, pihaknya membatasi, tempat duduk setiap studio hanya boleh diisi 30 persen dari kapasitas yang ada. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bioskop-purwokerto-banyumas.jpg)