Berita Purbalingga
Kepada Kades, Bupati Purbalingga Minta Perbaikan Jalan dan Penerangan Jalan Jadi Prioritas Perhatian
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta kepala desa di Purbalingga tidak mengabaikan masalah jalan rusak dan penerangan jalan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta kepala desa di Purbalingga tidak mengabaikan masalah jalan rusak dan penerangan jalan.
Hal ini disampaikan Tiwi, sapaan bupati, saat menjadi pembina dalam apel pagi yang diikuti kepala desa se-Kecamatan Kalimanah, di halaman kantor Kecamatan Kalimanah, Rabu (3/3/2021).
Menurut bupati, dua hal tersebut dinilai bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Oleh karenanya, bupati mengajak mereka berbagi tugas dalam memfasilitasi kedua persoalan tersebut.
Artinya, ketika ada jalan kabupaten yang rusak di wilayahnya, kepala desa diminta segera melaporkan ke pemkab.
Namun, kerusakan jalan desa menjadi tanggung jawab pemerintah desa.
"Jalan desa, saya titip untuk bisa diperhatikan oleh bapak dan ibu Kades. Hasil survei bahwa infrastruktur yang paling bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah infrastruktur jalan. Kedua, adalah tentang penerangan jalan," ujar Tiwi, dalam rilis.
Baca juga: Kedatangan Tamu Polisi, Pesta Miras 13 Anak Muda di Lapangan Kembangan Purbalingga Langsung Bubar
Baca juga: TMMD Purbalingga Dimulai, Kegiatan Fisik Difokuskan untuk Pembangunan Jalan Baru di Desa Tumanggal
Baca juga: Bantu Warga Terdampak Covid, Bupati Purbalingga Siapkan Kartu Prakerja dan Santunan Kematian
Baca juga: Diresmikan Bupati Purbalingga, Huntara di Tumanggal Siap Dihuni Korban Tanah Gerak
Menurut Tiwi, kebanyakan aspirasi dari desa yang diajukan ke pemkab adalah usulan pembangunan balai desa.
Padahal, ternyata, pembangunan balai desa ini tidak menunjukan signifikasi terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
"Saya harap, tiga agenda prioritas pemerintah kabupaten, mulai dari penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan perbaikan infrastruktur juga bisa diadopsi pemerintah desa, sehingga bisa selaras. Saya titip," terangnya.
Dalam kesempatan itu, bupati bersama wakil Bupati, didampingi Asisten I Sekda, juga membuka ruang diskusi.
Kesempatan ini pun dimanfaatkan sejumlah kepala desa mengajukan permintaan penerangan jalan, di antaranya di ruas jalan Taman Makam Pahlawan - Kedungwuluh, Kalimanah Kulon - Karangsari - Manduraga, Jompo - Karangtengah - Sumilir, dan Kalimanah Wetan - Grecol.
Semua masukan tersebut ditampung untuk kemudian ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kepala Desa Kalimanah Kulon Nur Cahyadi mengusulkan agar lahan eks-railbaan lori/tram PG Kalibagor yang ada di wilayah Kalimanah, diakuisisi menjadi aset Pemkab Purbalingga.
Baca juga: TMMD Sengkuyung 2021 Banyumas Dimulai, Satu Bulan Pembangunan Jalan dan RTLH Harus Rampung
Baca juga: Bocorkan Sosok Pemilik Baru Persis Solo, Wali Kota Solo Gibran: Putra Daerah
Baca juga: Belum Ada Bioskop di Banyumas yang Buka, Dinporabudpar Tunggu Pengelola Ajukan Izin
Baca juga: Lobi Citilink, Bupati Blora Arief Rohman Berharap Ada Penerbangan Blora-Jakarta saat Lebaran
Di antaranya, jalur mulai dari Kalimanah Wetan - Kalimanah Kulon - Sidakangen - Blater - Rabak - sampai ke Kemangkon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-purbalingga-dyah-hayuning-pratiwi-jadi-pembina-apel-pagi-di-kecamatan-kalimanah.jpg)