Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ketemu PGRI Banjarnegara, Anggota DPD Bambang Sutrisno Janji Perjuangkan Guru Honorer Lama Jadi PPPK

Pada kesempatan itu, Bambang mendengarkan aspirasi para pengurus PGRI, terkait rencana perekrutan satu juta guru oleh Kemendikbud.

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Jawa Tengah, Bambang Sutrisno, menggelar sarasehan dan serap aspirasi bersama pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Jawa Tengah, Bambang Sutrisno, menggelar sarasehan dan serap aspirasi bersama pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, Senin (1/3/2021).

Pada kesempatan itu, Bambang mendengarkan aspirasi para pengurus PGRI, terkait rencana perekrutan satu juta guru oleh Kemendikbud.

Terkait hal ini, Bambang berjanji berjuang agar porsi PPPK dalam perekrutan itu diprioritaskan bagi guru honorer yang telah lama mengabdi.

Baca juga: Budhi Sarwono: Kami Mau Saja Perbaiki Jalan Provinsi Maupun Nasional di Banjarnegara, Ini Syaratnya

Baca juga: Ini Pesan Gus Miftah Buat Warga Banjarnegara: Kedepankan Bersyukur, Kurangi Mengeluh

Baca juga: Rumah Tuheri Hanya Tersisa Puing Kayu Sisa Kebakaran, Dua Warga Lawen Banjarnegara Alami Luka Bakar

Baca juga: BPS: Kondisi Ekonomi di Banjarnegara Lebih Baik Dibanding Provinsi Maupun Nasional

Ia menilai, tidak adil jika guru honorer yang sudah lama bekerja puluhan tahun, harus diadu dengan fresh graduate, untuk memperebutkan posisi PPPK.

"Mestinya, pemerintah mengapresiasi dan menghargai pengabdian yang sudah dilakukan. Karenanya, skema PPPK, harapannya dikhususkan bagi guru honorer yang peluangnya menjadi CPNS telah tertutup" katanya.

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara Noor Tamami, dalam kesempatan tersebut, juga menyampaikan sejumlah persoalan pendidikan di Banjarnegara.

Ia berharap, Bambang Sutrisno dapat memperjuangkan agar kekurangan guru agama, minimnya tunjangan bagi kepala sekolah, dan tidak adanya tenaga administrasi di sekolah dasar, dapat dipenuhi pemerintah.

"Semoga, aspirasi kami bisa didengarkan dan diperjuangkan," harap Noor. (*)

Baca juga: Truk Terperosok ke Kebun Sedalam 50 Meter, Warga Jenawi Karanganyar Bahu Membahu Tarik secara Manual

Baca juga: Tak Berkutik, 5 Bapak di Tembalang Semarang Dibekuk Polisi saat Asyik Judi Biliar di Rumah Kosong

Baca juga: Bioskop di Purwokerto Dapat Lampu Hijau Buka, Tempat Karaoke Belum. Ini Alasan Bupati Banyumas

Baca juga: IAIN Kudus Ajukan Izin Belajar di Kampus, Plt Bupati: Kami Belum Membolehkan Semua KBM Tatap Muka

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved