Breaking News:

Berita Populer

5 Berita Populer: Presiden Legalkan Produksi Miras-Destinasi Wisata Menawan Telaga Kumpe Banyumas

Berikut lima berita populer dan paling banyak mendapat perhatian pembaca Tribunbanyumas.com, Minggu:

Editor: rika irawati
ANTARA/Livia Kristianti
Sidak Satpol PP Jakarta Pusat menemukan salah satu penyewa (tenant) menjual minuman beralkohol tetap buka di masa PSBB, Selasa (14/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pemerintah melegalkan produksi minuman keras lewat peraturan presiden menjadi artikel paling banyak dibaca pembaca Tribunbanyumas.com, Minggu (28/2/2021).

Dalam peraturan presiden ini juga diatur wilayah yang boleh memproduksinya. Termasuk, syarat peredarannya.

Selain soal legalitas miras, artikel lain yang juga banyak menarik perhatian di antaranya destinasi wisata menawan di kaki Gunung Slamet Banyumas bernama Telaga Kumpe, dan cek Covid-19 pakai GeNose tersedia di Stasiun Purwokerto.

Ada juga bos toko bangunan yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka, serta aktor senior Hong Kong Ng Man-tat yang tutup usia.

Berikut lima berita populer Tribunbanyumas.com, Minggu:

1. Presiden Legalkan Produksi Minuman Keras dan Boleh Dijual di Kaki Lima, Ini Aturannya.

Lewat Peraturan Presiden, pemerintah mengizinkan masyarakat memproduksi minuman keras (miras) namun dengan syarat tertentu.

Peraturan Presiden yang dimaksud bernomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Perpes yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Februari 2021 ini merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 1 Maret 2021 Rp 958.000 Per Gram

Baca juga: Mulai 4 Maret, Jalur Pendaki Gunung Prau Dibuka Lagi untuk Umum

Baca juga: KABAR DUKA, Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar Tutup Usia

Baca juga: Demi Antar Makanan Pelanggan, Driver Ojek Online di Semarang Ini Rela Jalan Kaki Tembus Banjir

Aturan soal miras tercantum dalam lampiran III Perpres, yakni soal daftar bidang usaha dengan persyaratan tertentu. Bidang usaha miras masuk di dalamnya.

Syarat untuk usaha minuman beralkohol yakni dilakukan untuk penanaman modal baru dapat dilakukan pada Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua, dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Bersampan di Telaga Kumpe, Destinasi Wisata Menawan di Kaki Gunung Slamet Banyumas.

Hawa sejuk seketika menyergap saat memasuki Objek Wisata Telaga Kumpe di Dukuh Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah.

Danau di lereng Gunung Slamet ini memiliki luas 2,3 hektar dan dikelilingi hutan yang masih asri.

Beberapa wisatawan asyik mendayung sampan ke tengah danau yang tenang. Sebagian pengunjung lain, duduk bersantai di gazebo kayu beratapkan nipah.

Keberadaan tujuh gazebo yang berdiri di komplek telaga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Fasilitas itu merupakan bantuan PT PLN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bukan hanya bentuknya yang tradisional dan unik, gazebo itu punya fungsi cukup vital bagi wisatawan.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Kereta Bisa Cek Covid Pakai GeNose di Stasiun Purwokerto.

Mulai hari ini, Minggu (28/2/2021), PT KAI Daop 5 Purwokerto melayani deteksi dini Covid-19 bagi calon penumpang kereta api jarak jauh menggunakan alat GeNose C19 di Stasiun Purwokerto.

Layanan ini disediakan PT KAI bekerja dengan Rajawali Nusindo di empat stasiun, yakni Stasiun Madiun, Malang, Surabaya Gubeng, dan Purwokerto.

Baca juga: Delapan Lansia di Panti Jompo di Kota Semarang Sempat Tertular Covid, Dinkes Selesai Lakukan Tracing

Baca juga: Jembatan Kalipetung Ambrol, Bupati Batang Wihaji Wacanakan Bangun Jembatan Darurat Gantung

Baca juga: Dipergoki Pemilik, Pencuri Motor di Minimarket di Kedungmundu Semarang Tembakkan Air Softgun

Baca juga: Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Jateng Aman, PT Pupuk Indonesia Gelontor 144 Ribu Ton Per 24 Februari

Sebelumnya, ada delapan stasiun yang lebih dulu menggunakan GeNose C19, yakni Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Surabaya Pasarturi.

"Ada tiga alat GeNose yang disiapkan. Penumpang cukup membayar Rp 20 ribu. Dibuka pukul 08.00 WIB-17.00 WIB dengan perkiraan bisa melayani sekitar 700 penumpang," ujar PYMT Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Hendra Wahyono, Minggu.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Bos Toko Bangunan Ditemukan Tewas Mengenaskan: Ada Luka Gorok di Leher, Tangan dan Kaki Diikat Tali.

Pemilik toko bahan pokok dan bahan bangunan di Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas mengenaskan di tokonya, Sabtu (27/2/2021).

Korban bernama Bisri Efendi (71), diduga menjadi korban pembunuhan.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka di tubuhnya. kedua tangan dan kakinya juga terikat. Bahkan, sarung yang dikenakan korban dilepas dan ditaruh buat menutupi wajah Bisri.

Jasad Bisri ditemukan tergeletak di lantai dalam toko, yang menjadi satu dengan rumahnya.

Saat ditemukan, tubuhnya bersimbah darah, dengan beberapa luka, di antaranya, di leher dan kepala.

Entah berapa banyak lukanya namun melihat bekasnya, korban sepertinya dibantai menggunakan senjata tajam.

"Kami masih melakukan penyelidikan, apakah kasus ini bermotif perampokan atau ada motif lainnya," kata Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela di lokasi kejadian, dikutip dari Surya.co.id.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. Selamat Jalan, Aktor Hong Kong Ng Man-tat Tutup Usia. Dikenal sebagai Paman Boboho.

Kabar duka datang dari industri hiburan Asia. Aktor lawas Hong Kong, Ng Man-tat, meninggal dunia, Sabtu (27/2/2021).

Ng Man-tat meninggal di usia 70 tahun karena penyakit kanker hati.

Baca juga: Eks Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Sigit Ibnugroho Masuk Formatur DPW PAN Jateng, Lompat Partai?

Baca juga: Sepekan, Angin Ribut Terjang 5 Kecamatan di Demak. 521 Rumah Rusak

Baca juga: PMI Demak Kekurangan Stok Darah, Stok Darah Golongan AB Tersisa 5 Kantong

Baca juga: Senggol Truk Tronton di Kedungmenjangan Purbalingga, Pemotor Terjatuh. Pembonceng Tewas

Teman dekat Ng, Tenky Tin Kai-man, mengatakan, Ng meninggal pada pukul 17.16 waktu setempat di Rumah Sakit Union.

Anggota keluarga Ng, termasuk istri, anak, dan saudara kandungnya, menemaninya saat hari terakhir dia mengembuskan napas.

"Dia meninggalkan kami dengan damai. Dokter telah meresepkan obat untuk membuatnya merasa lebih baik, dia meninggal saat tidur," kata Tin seperti dikutip dalam media thestandard.com, Sabtu.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved