Vaksinasi Tahap Kedua

Muncul Kekhawatiran 1 Vial Vaksin Tidak Cukup Buat 10 Suntikan, Dinkes Blora Beberkan Alasan Ini

Untuk memastikan satu vial bisa tepat untuk 10 dosis, Dinkes Kabupaten Blora meninjau sejumlah fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PEMKAB BLORA
Proses vaksinasi tahap kedua di RSUD Soetijono Blora yang menyasar pelayan publik, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Plt Kepala Dinkes Kabupaten Blora, Henny Indriyanti khawatir jika vaksin dalam satu vial tidak cukup untuk 10 suntikan.

Sebab, dalam vaksinasi tahap kedua yang menyasar pelayan publik, satu vial vaksin untuk 10 penerima vaksin.

Baca juga: Awas Bisa Kena Tilang Elektronik, Jangan Melanggar Lalu Lintas di Pertigaan Kantor Kejaksaan Blora

Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua di Blora, Tenaga Pendidik di Tiga Sekolah Ini Jadi Sasaran Termin Pertama

Baca juga: Kapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora? Komang Gede Irawadi Beri Kabar Ini

Baca juga: Ditinggal ke Pasar, Dua Rumah Milik Warga Cepu Blora Ludes Dilalap Api

“Karena satu vial untuk 10 orang, kadang-kadang ada yang terlalu sedikit isinya."

"Tetapi kami pesan kepada petugas ( vaksin), diharapkan bisa tepat,” ujar Henny kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/2/2021).

Pada tahap kedua ini memang berbeda dengan tahap pertama yang menyasar tenaga kesehatan (naskes).

Pada tahap pertama, satu kemasan vial untuk satu dosis, namun saat ini satu vial untuk 10 dosis.

Untuk memastikan satu vial bisa tepat untuk 10 dosis, kata Henny, dirinya meninjau sejumlah fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi.

“Kami memantau ( vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi) di tiga tempat, bisa tepat satu vial untuk 10 dosis,” ujar dia.

Sejauh ini, kata Henny, belum terdapat laporan jika satu vial tidak cukup atau kelebihan jika harus disuntikkan 10 kali.

Henny melanjutkan, pada vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi tahap kedua ini menyasar 4.500 pelayan publik.

Mereka terdiri atas TNI, Polri, aparatur sipil negara, termasuk jurnalis.

Sedianya, dari data yang dihimpun Dinkes Kabupaten Blora, jumlah pelayan publik terdapat 28.022 orang.

Artinya, dari jumlah dosis tahap kedua yang hanya menyasar 4.500 orang itu masih terdapat kekurangan.

“Kekurangannya nanti setelah ini."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved