Breaking News:

Berita Narkotika

Mantan Residivis Kasus Penipuan Ini Ditangkap Seusai Ambil Paket Sabu di Kedu Temanggung

Tersangka ditangkap di sebuah tempat yang berada di Jalan Raya Kedu-Parakan, dekat Apotek Regina Kecamatan Kedu Temanggung pada awal Februari 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Ungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di Polres Temanggung, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Satres Narkoba Polres Temanggung membekuk Saeful Mahmud (38) warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Saeful alias Ipunk merupakan residivis kasus penipuan di Kabupaten Sleman yang beralih ke narkotika.

Kasatres Narkoba Polres Temanggung, AKP Bambang Sulistio mengungkapkan, Saeful diringkus pihaknya setelah adanya informasi dari masyarakat. 

Baca juga: Fendi Warga Wonosobo Ini Miliki Uang Palsu Senilai Rp 21,4 Juta, Ditangkap di Parakan Temanggung

Baca juga: Ponpes Darussalam Temanggung Kejatah Satu Bus Sekolah Bantuan Kemenhub, Ini Tujuannya

Baca juga: Aksi Warji Berakhir di Jeruji Polres Temanggung, Semprotkan Air Cabai ke Mata Korban Perampasan

Baca juga: Bersama BPBD Temanggung, Ini Solusi Pemdes Traji Atasi Amblesnya Rumah Warga Akibat Saluran Air

Tersangka ditangkap di sebuah tempat yang berada di Jalan Raya Kedu-Parakan, dekat Apotek Regina Kecamatan Kedu pada awal Februari 2021.

"Tersangka merupakan residivis kasus penipuan di Sleman."

"Kemudian berpindah ke narkoba."

"Sesaat sebelum ditangkap, tersangka sempat membuang barang bukti, namun ketahuan petugas," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/2/2021).

Kata AKP Bambang, Saeful yang berprofesi sebagai sopir truk itu ditangkap saat hendak melakukan transaksi jual beli sabu.

Dari hasil penyidikan, Saeful diduga membeli, menyimpan, memiliki, dan memakai sabu meski baru pertama kalinya.

"Tersangka dijerat primer Pasal 141 Ayat 1 Subsidar Pasal 112 Ayat 1 Subsider Pasal 127 Ayat 1 Huruf A UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika."

"Ancaman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun, dan pidana denda minimal Rp 800 ribu maksimal Rp 8 miliar," terangnya.

Kepada pihak kepolisian, Saeful mengakui 0,51 gram sabu-sabu yang dia miliki didapatkan dari Cun yang saat ini masih dalam pengejaran.

Dia membeli barang terlarang itu sebesar Rp 550 ribu dengan transaksi melalui transfer bank.

Setelah disepakati nominalnya, barang tersebut diletakkan di depan Masjid RSU PKU Muhammadiyah Temanggung.

Tanpa bertemu langsung penjual dan diambil oleh Saeful. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Borong Tiga Penghargaan Inovasi Publik Jateng

Baca juga: Jatah Vaksin Covid Tahap Dua di Purbalingga Terbatas, Ini Sasaran yang Dapat Vaksinasi

Baca juga: Belajar dari Peristiwa Pekerja Tersengat Listrik di Banjarnegara, PLN: Tolong Lapor Biar Aman Semua

Baca juga: Talud Kantor Kecamatan Watumalang Wonosobo Ambrol, Dua Petani Tewas, Sedang Berteduh di Warung

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved