Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Geger Kasus Dugaan Perselingkuhan Sekdes dan Kaur Kesra di Pemalang, Begini Kronologisnya

Pemuda desa Karangmoncol, Randudongkal Pemalang itu kemudian menunjukan sandal Wahyudi kepada Jamaroh, istri Sekdes tersebut. 

TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Permintaan maaf yang dilakukan oleh Sekdes Karangmoncol, kepada warga atas kasus perselingkuhan yang dilakukan dengan Kaur Kesra desa setempat, di Balai Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Senin (22/2/2021). 

"Apa yang disangkakan oleh warga terkait tindak asusila tidak benar dan tidak pernah kami lakukan," jelasnya, Senin (22/2/2021).

Dilanjutkannya, ia sadar perbuatannya perangkat desa sudah melanggar norma sosial di masyarakat. 

"Kami akan menerima sanksi sosial, itu sudah menjadi konsekuensi."

"Kami memilih untuk diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku," paparnya. 

Sementara itu, Sulastri mengakui kesalahannya karena telah menerima kedatangan Wahyudi di tengah malam. 

"Kedatangannya ditengah malam saya akui, dan saya salah telah mengizinkannya masuk ke rumah."

"Namun kami tidak melakukan tindak asusila."

"Kami akan mengikuti prosedur dan proses sesuai aturan," ucapnya. 

Keduanya akhirnya diarahkan untuk meminta maaf di depan warga yang mendatangi Balai Desa Karangmoncol

Permintaan maaf di depan warga itu didampingi oleh Kades, Camat, pihak Polsek, dan Koramil Randudongkal.

Halaman
1234
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved