Berita Banyumas
Tanpa Kirab Pusaka dan Saweran, Ini Rangkaian Acara Perayaan HUT Kabupaten Banyumas
Peringatan Hari Jadi ke 450 Kabupaten Banyumas terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran tanpa kirab dan saweran.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Peringatan Hari Jadi ke 450 Kabupaten Banyumas terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Kirab budaya 'Rengos' Boyongan Saka Si Panji dan Prosesi Kirab Pusaka yang menjadi acara inti, tahun ini, ditiadakan.
Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerumunan massa guna mencegah penularan Covid-19.
Sekda Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono mengatakan, peringatan hari jadi ke-450 ini hanya lewat ziarah, upacara, dan sidang paripurna DPRD.
Ziarah ke makam bupati pendahulu dilaksanakan Jumat (19/2/2021) di empat tempat, yaitu makam bupati pertama Joko Kaiman di Makam Dawuhan Banyumas, dan Taman Makam Pahlawan Tanjung Nirwana Purwokerto.
Baca juga: BBPOM Semarang Presentasikan Tiga Program Pangan Aman di Banyumas, Direalisasikan Mulai Maret 2021
Baca juga: Dikabarkan Tolak SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Bupati Banyumas: Itu Hoaks
Baca juga: Lepas dari Zona Merah, Bupati Banyumas Izinkan Warga Gelaran Hajatan. Ini Syaratnya
Baca juga: Siap Beri Sanksi Warga Banyumas Penolak Vaksin Covid-19, Bupati: Tapi, Kami Persuasif Dulu
Di Taman Makam Pahlawan, ada makan 2 bupati terdahulu, yaitu Bupati ke-16 Kol Inf Poejadi Djaring Bandayuda dan Bupati ke-27 Kol Inf R G Rudjito.
Kemudian, di Pemakaman Martadirejan di Jalan Veteran Purwokerto Barat ada makam Bupati Banyumas ke-17 yaitu KPA Martadireja III, dan makam Keboetoeh Sokaraja kulon untuk ziarah ke makam Bupati Banyumas yaitu R Adipati Brotodiningrat atau Marta Direja.
Peserta ziarah juga dibatasi. Selain ziarah di Makam R Joko Kahiman, peziarah dibatasi maksimal 20 orang.
"Saweran yang biasa dilakukan di Makam R Joko Kahiman juga ditiadakan. Uang saweran rencana akan dititipkan ke kepala desa untuk dibagikan," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra, Didi Rudwiyanto, kepada Tribunbanyumas.com, Jumat.
Untuk upacara peringatan hari jadi, akan dilaksanakan pada Senin (22/2/2021) pekan depan.
Upacara yang biasanya terpusat di Alun-alun Purwokerto, kali ini akan diadakan hingga tingkat kecamatan yang akan dipimpin camat masing-masing.
"Upacara untuk tingkat kabupaten akan dipimpin Bapak Bupati di Halaman Pendopo dengan peserta terbatas," katanya.
Baca juga: Cegah Covid, Petugas Cek Suhu Tubuh Setiap Calon Penumpang di Terminal dan Stasiun Pemalang
Baca juga: Mulai Maret, Beli Rumah Sistem Kredit Bisa DP 0 Persen. Ini Tipe yang Difasilitasi
Baca juga: Cheetos dan Lays Akan Menghilang dari Pasaran, Ini Alasan Indofood Tak Lagi Memproduksinya
Baca juga: Peluang Usaha: Warga Debongkidul Kota Tegal Ini Sulap Perca dan Kulit Sisa Sofa Jadi Tas Modis
Sedangkan Sidang Paripurna akan dilaksanakan seusai upacara di Gedung DPRD.
Meski demikian, Didi berharap, masyarakat bisa ikut menyambut peringatan Hari Jadi Banyumas lewat gerakan bersih lingkungan dan memasang umbul-umbul serta spanduk di lingkungan masing-masing.
Ada beberapa acara tambahan yang dilakukan secara virtual, antara lain Flash Back Hari Jadi dilanjutkan Ngobrol Bareng Kupas Tuntas Lengger dan Gubrag Lesung, dan macapatan di Pendapa Yudhanegara Kecamatan Banyumas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-dan-forkompimda-banyumas-ziarah-ke-makam-bupati-pertama-banyumas.jpg)