Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Hasil Mediasi Pemilik Peternakan Babi Minta Waktu Tujuh Bulan, Diprotes Warga Kauman Karanganyar

Hasil mediasi, pemilik ternak sepakat untuk mensterilkan kandang dari babi dalam kurun waktu 7 bulan ke depan di Balai Desa Ngasri, Jumat (19/2/2021).

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Belasan warga Dusun Kauman mendatangi Kantor Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Kamis (18/2/2021). Mereka protes terhadap keberadaan peternakan babi di wilayahnya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Empat pemilik peternakan babi di Dusun Kauman RT 02 RW 10 Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar sepakat mensterilkan kandang dari ternak.

Mereka meminta tenggat waktu selama tujuh bulan ke depan.

Keputusan itu merupakan hasil mediasi antara pemilik ternak dan warga setempat di Balai Desa Nangsri pada Jumat (19/2/2021) sekira pukul 09.30.

Baca juga: Hujan Diserta Kabut dan Sepi Pengunjung, Hari Pertama Pembukaan Kembali Candi Cetho Karanganyar

Baca juga: Belasan Warga Datangi Kantor Dispertan PP Karanganyar, Minta Tutup Peternakan Babi di Dusun Kauman

Baca juga: Pekerja di Empat Perusahaan Kabupaten Karanganyar Ini Kirim Aduan, Pesangon Tidak Sesuai Ketentuan

Baca juga: Shofi Tak Menyangka Hari Pertama Toko Buka Dipadati Pengunjung, Ditertibkan Satpol PP Karanganyar

Mediasi itu menindaklanjuti keluhan warga atas adanya peternakan babi yang berada di dekat permukiman, yang dirasa mengganggu lingkungan dan warga. 

Selain pemerintah desa, turut hadir dalam proses mediasi itu dari pihak kepolisian, Satpol PP, serta Dispertan PP Kabupaten Karanganyar

Kades Nangsri, Wiyana menyampaikan, empat pemilik kadang menghadiri proses mediasi yang dilaksanakan di kantor balai desa.

Hasil dari mediasi itu, pemilik ternak sepakat untuk mensterilkan kandang dari babi dalam kurun waktu 7 bulan ke depan. 

"Hasilnya, sekira 7 bulan yang akan datang sudah bersih."

"Sudah tidak ada lagi ternak (babi) di situ," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (19/2/2021). 

Dia menjelaskan, pemilik ternak meminta tenggat waktu dengan pertimbangan agar usia babi sudah layak jual.

Halaman
123
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved