Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Belasan Warga Datangi Kantor Dispertan PP Karanganyar, Minta Tutup Peternakan Babi di Dusun Kauman

Warga Kauman Desa Nangsri menyampaikan keberatan adanya peternakan babi yang mencemari lingkungan dan baunya menggangu warga sekitar.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Belasan warga Dusun Kauman mendatangi Kantor Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Kamis (18/2/2021). Mereka protes terhadap keberadaan peternakan babi di wilayahnya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Belasan warga Dusun Kauman RT 02 RW 10, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar mendatangi Kantor Dispertan PP, Kamis (18/2/2021).

Mereka menyampaikan keberatan adanya peternakan babi yang mencemari lingkungan dan baunya menggangu warga sekitar.

Mereka juga membuat surat keberatan yang ditandatangani 12 orang.

Baca juga: Satpol PP Karanganyar Panggil Manajer Pusat Perbelanjaan, Terbukti Langgar Aturan PPKM Mikro

Baca juga: Mulai Jumat, Candi Cetho dan Candi Sukuh di Karanganyar Dibuka Lagi. Catat Jam Operasionalnya

Baca juga: Shofi Tak Menyangka Hari Pertama Toko Buka Dipadati Pengunjung, Ditertibkan Satpol PP Karanganyar

Baca juga: Pekerja di Empat Perusahaan Kabupaten Karanganyar Ini Kirim Aduan, Pesangon Tidak Sesuai Ketentuan

"Kedatangan kami ke sini mengadu kepada dinas bahwa ada peternakan babi di kampung kami yang mengganggu warga."

"Wujud gangguannya bau tidak sedap, bising kalau malam, suara babi, dan limbahnya dibuang ke sungai (irigasi)," kata perwakilan warga, Parjo (40) kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/2/2021). 

Sebelum warga mendatangi Kantor Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, sudah dua kali upaya mediasi, tetapi gagal.

Dia menjelaskan, warga sudah melaporkan permasalahan itu kepada perwakilan desa pada sebulan lalu.

Kemudian dijadwalkan mediasi antara pemilik ternak dan warga. 

"Kami sudah siap datang, tapi ternyata tidak jadi karena ada keperluan (pemilik ternak)."

"Semestinya hari ini, katanya diundur besok, Jumat (19/2/2021)" ujarnya. 

Halaman
123
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved