PPKM Mikro Jateng

Satpol PP Karanganyar Panggil Manajer Pusat Perbelanjaan, Terbukti Langgar Aturan PPKM Mikro

Berdasarkan Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/5 tahun 2021 tentang PPKM mikro, disebutkan kegiatan atau acara dibatasi maksimal 50 orang.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar sedang memberikan pembinaan kepada pihak pusat perbelanjaan yang melanggaran aturan protokol kesehatan pada Senin (15/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Satpol PP Kabupaten Karanganyar memanggil manajer pusat perbelanjaan lantaran adanya kerumunan orang saat menggelar senam.

Berdasarkan Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/5 tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro, disebutkan kegiatan atau acara dibatasi jumlahnya maksimal 50 orang.

Selain itu tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan

Kasi Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Joko Purwanto menyampaikan, pihaknya telah memanggil manajer pusat perbelanjaan bersangkutan.

Hal itu lantaran ada acara senam yang dihadiri banyak orang.

"Sudah dipanggil pada Senin (15/2/2021)."

"Mereka sanggup untuk tidak mengulangi lagi."

"Kalau mengulangi lagi, ranah penegakannya beda, kami koordinasi dengan kepolisian," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/2/2021).

Dia menjelaskan, pihak pusat perbelanjaan itu tidak menyangka ternyata yang mengikuti senam jumlahnya sekira 300 orang.

Mengingat perkiraan awal, pengunjung yang mengikuti senam tidak mencapai jumlah tersebut. 

Dalam melakukan penertiban, Satpol PP mengedepankan upaya preventif dengan memanggil yang bersangkutan atau bertanggung jawab untuk dilakukan pembinaan.

"Kami beri penjelasan, kalau mengadakan acara maksimal dihadiri 50 orang," ucapnya. 

Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Karanganyar juga menertibkan kerumunan yang terjadi saat hari pertama pembukaan toko busana di Jalan Lawu pada Rabu (17/2/2021).

Saat itu pihaknya meminta kepada pengelola untuk membatasi kapasitas pengunjung yang masuk ke dalam toko sehingga tidak terjadi kerumunan.

Disamping melengkapi fasilitas protokol kesehatan seperti alat pengecek suhu tubuh. 

Joko menuturkan, pemilik toko juga sudah diberi surat panggilan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Karanganyar untuk diberikan pembinaan. (Agus Iswadi)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved