Breaking News:

Berita Jateng

17 Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2020 di Jateng Dilantik Pekan Depan, Pemprov Tunggu Juknis

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pelantikan bupati dan wali kota terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 ditunda.

TRIBUNNEWS/setkab.go.id
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pelantikan bupati dan wali kota terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 ditunda.

Di Jawa Tengha, ada 17 kepala daerah yang telah purna tugas per 17 Februari 2021.

Sedianya, pelantikan kepala daerah terpilih hasil pilkada 2020 dilaksanakan di tanggal tersebut.

Hal ini mengakibatkan terjadi kekosongan jabatan kepala daerah sehingga ditunjuk sementara pelaksana harian (Plh).

"Kemendagri mengatakan, pelantikan antara 25 atau 26 Februari 2021. Belum ada kepastian tanggal yang mana tapi pada dua tanggal itu," kata Kepala Biro Pemerintah Otonomi Daerah dan Kerjasama (Pemotdaks) Pemerintah Provinsi Jateng, Muhammad Masrofi, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Purworejo, Agus-Yuli Menanti Jadwal Pelantikan Kepala Daerah

Baca juga: Resmi Ditunda, Pelantikan 17 Kepala Daerah Terpilih di Jateng, Gubernur Tunjuk Sekda Jadi Plh

Baca juga: Pelantikan Tiwi-Dono Digelar Akhir Februari, Kursi Sementara Bupati Purbalingga Bakal Diisi Sekda

Baca juga: Pelantikan Bupati Kebumen Ditunda Akhir Februari, Begini Komentar Bupati Terpilih Arif Sugiyanto

Kepastian tersebut sesuai hasil rapat pemerintah provinsi dengan Dirjen Otonomi Daerah (Otda).

Masrofi menuturkan, dalam rapat tersebut, juga dijelaskan bahwa pelantikan dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online.

Meskipun demikian, belum ada surat petunjuk teknis terkait tata cara pelaksanaan pelantikan.

Di Jateng, gubernur akan melantik 17 bupati/wali kota terpilih dalam satu hari.

Jika dibagi dua pun, akan dilakukan dalam dua waktu, misalnya pagi dan siang.

"Kami masih menunggu petunjuk teknis, kemungkinan keluar pekan ini atau pekan depan. Dari Dirjen Otda dilakukan daring. Apakah nanti saat pelantikan rohaniawan dan ketua pengadilan di masing-masing daerah disiapkan lalu gubernur memandu dari provinsi secara virtual, kami belum tahu. Menunggu petunjuk teknis," ujarnya.

Untuk mengisi kekosongan jabatan di 17 daerah tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menunjuk sekretaris daerah (sekda) di masing-masing daerah sebagai pelaksana harian bupati dan wali kota.

"Hari ini, sudah ada surat melalui keputusan gubernur yang dikirimkan ke 17 kabupaten dan kota untuk menunjuk sekda sebagai plh bupati dan wali kota. Ini untuk mengisi kekosongan jabatan," imbuhnya. (*)

Baca juga: Kisah Arumi Bachsin Dinikahi Emil Dardak, Usianya Saat Itu 19 Tahun, Begini Alasannya

Baca juga: PSIS Semarang Jelang Pramusim Liga 1 2021, Liluk: Kami Bakal Turunkan Banyak Pemain Muda

Baca juga: Tersangka Ini Hingga Lupa Sudah Berapa Kali, Saking Banyaknya Curi Motor, Tertangkap di Kebumen

Baca juga: BMKG Tegal: Terpengaruh Monsun Asia, Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung Hingga Maret 2021

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved