Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Sempat Terseok-seok Akibat Pandemi, DPRD Sarankan Bapenda Jateng Lakukan Hal Ini

Sempat terseok-seok akibat pandemi Covid-19 pada 2020, kini memasuki 2021 sektor pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah, diharapkan bisa bangkit.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Plt Kepala Bapenda Jateng, Sri Sulistiyati (tengah) saat bersama Komisi C DPRD Jateng monitoring Samsat di wilayah Kedu, belum lama ini. 

Namun, untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hasilnya belum menggembirakan.

Dari target Rp 18,9 miliar, sepanjang 2020 hanya mampu terealisasi Rp 14 miliar atau 73,74 persen.

Untuk terus mendorong pencapaian di 2021, beberapa stategi dan inovasi dilakukan.

Mulai dari pelayanan cepat tanpa perlu parkir, mendekatkan diri lewat Samsat Keliling, hingga menambah titik pelayanan serta jam operasional.

Selain itu, sosialisasi tertib pajak juga terus digelorakan, khususnya melalui media sosial.

Sementara, di Kabupaten Purworejo penerimaan PKB di 2020 lalu pencapaiannya belum menggembirakan.

Dari target Rp 80 miliar hanya terealisasi 92,68 persen atau sekira Rp78 miliar.

Sementara untuk BBNKB, target Rp 45 miliar hanya mampu terealisasi Rp 31,9 miliar.

Anggota Komisi C DPRD Jateng, Agung Budi Margono menilai perlu adanya maping angka partisipasi atau tingkat kepatuhan di masing-masing wilayah.

"Hal itu dilakukan agar upaya untuk memaksimalkan bisa lebih terfokus mendorong daerah-daerah yang dirasa belum maksimal," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved