Breaking News:

Berita Banyumas

Gadaikan Mobil Pinjaman, Notaris di Purwokerto Banyumas Diamankan Polisi saat di Kafe

Notaris berinisial RFD (46) diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena dugaan penggelapan satu unit mobil Suzuki pikap.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik memeriksa notaris berinisial RFD (46), warga Purwokerto Barat, atas dugaan penggelapan mobil pikap, di Polresta Banyumas, Kamis (11/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Seorang notaris berinisial RFD (46), warga Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena dugaan penggelapan satu unit mobil Suzuki pikap.

Mobil tersebut adalah milik SA, warga Purwokerto Barat.

Polisi mengamankan RFD di sebuah kafe di Purwokerto Selatan.

Sebelumnya, RFD menyewa mobil Suzuki pikap milik SA mulai 11 Maret 2019 hingga 16 April 2019.

Namun, sampai hari ini, mobil tersebut tidak dikembalikan kepada SA.

Saat jatuh tempo pengembalian kendaraan, SA menghubungi RFD melalui telepon namun yang bersangkutan meminta tambahan waktu sewa.

Salurkan CSR, BPR BKK Purwokerto Belikan Sebidang Tanah bagi 2 Korban Longsor Sungai Pelus Banyumas

Pelaku Sering Diejek Rekannya di Sekolah, Kasus Pelajar SMP Cabuli Empat Anak di Cilongok Banyumas

Gugatan Herin Dikabulkan Hakim, Lanjutan Kasus Dugaan Tindak Asusila Perangkat Desa Pejogol Banyumas

Lantik 231 Pegawai PPPK, Bupati Banyumas Berikan Tips Sehat di Masa Pandemi, Hirup Uap Air Panas

Sampai akhirnya, pada 2 Mei 2019, SA mendatangi rumah RFD namun ia dan mobil pikap yang dicari tak ada di rumah.

SA kemudian mendapat informasi bahwa mobil miliknya telah digadaikan RFD di pegadaian Sumpiuh.

"Jadi, pelaku ini selalu minta tambahan sewa mobil kepada korban namun ternyata, mobil yang disewa dari korban digadaikan," jelas Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (12/2/2021).

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 1 unit mobil Suzuki pikap tahun 2014 seharga Rp 130 juta," imbuhnya.

Pelaku dan barang bukti berupa dokumen perjanjian sewa menyewa kendaraan dan dokumen bukti kendaraan digadaikan di pegadaian Sumpiuh telah diamankan penyidik di Mapolresta Banyumas, guna penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, RFD dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun. (Tribunbanyumas/jti)

Gara-gara 3 Kaleng Cat, 2 Tetangga di Purbalingga Ini Tak Bertegur Sapa. Begini Akhir Kisah Mereka

Cek Longsor di Padureso Kebumen, Mensos Risma Minta Pemkab Pertimbangkan Opsi Relokasi

Cara Panti Pamardi Raharjo Melindungi Penghuni dari Covid: Senam Pagi dan Rutin Mengonsumsi Vitamin

Selama PPKM Mikro, Bupati Tegal Umi Azizah Minta Ada Posko Covid di Tingkat RT dan RW

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved