Breaking News:

Penanganan Corona

Pemerintah Terapkan PPKM Mikro 9-22 Februari: Penanganan Covid Tingkat RT, Dilakukan di Wilayah Ini

Meski PPKM tak diperpanjang namun pemerintah menerapkan PPKM berskala mikro sebagai gantinya.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI. Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga melakukan penyekatan dalam rangka PPKM, di wilayah perbatasan di Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Senin (11/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid dua di Jawa Bali berakhir hari ini, 8 Februari 2021. Meski tak diperpanjang namun pemerintah menerapkan PPKM berskala mikro sebagai gantinya.

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penanganan Virus Corona (Covid-19).

PPKM mikro akan dilakukan mulai 9 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021.

Dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (7/2/2021), PPKM mikro berlaku hanya untuk daerah dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.

Yakni, tingkat kematian di atas rata-rata nasional, tingkat kasus aktif di atas rata-rata nasional, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional, dan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di atas 70 persen.

Bedanya, pada PPKM skala mikro, dilakukan pemantauan zona risiko Covid-19 hingga tingkat RT.

"PPKM mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian hingga tingkat RT," tulis diktum kedua Instruksi Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan Jumat (5/2/2021).

Bupati Karanganyar: PPKM Pertama Kurang Efektif Karena Kurangnya Disiplin Personal

Kasus Covid-19 Beberapa Daerah Masih Meningkat Sepanjang PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo

Usul ke Pusat, Ganjar Minta PPKM Dilakukan di Seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Bali: Lebih Efektif

Satpol PP Kota Semarang Tindak 85 Usaha Pelanggar Jam Malam PPKM dalam Sepekan, Terbanyak PKL

Dalam instruksi tersebut disebutkan, pada zona hijau, dimana tidak ada kasus aktif di tingkat RT, maka dilakukan tes pada suspek secara aktif.

Lalu, zona kuning ditetapkan bila terdapat 1 rumah hingga 5 rumah dengan kasus positif Covid-19 selama 7 hari terakhir. Di zona ini, haruskan melalukan pelacakan kontak erat.

Kemudian, zona oranye, ditetapkan bila terdapat 6 rumah hingga 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam 7 hari terakhir.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved