Berita Semarang

Setiap Malam, Jalan Menuju Alun-alun Kabupaten Semarang Ditutup 3 Jam

Pemkab Semarang menutup sementara tiga ruas jalan selama PPKM jilid 2, 25 Januari sampai 8 Februari.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menjalani suntik vaksinasi dosis kedua, pekan lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menutup sementara tiga ruas jalan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 2, mulai 25 Januari sampai 8 Februari 2021.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, penutupan akses jalan ini sesuai instruksi Bupati Semarang Nomor 2 tahun 2021 tentang PPKM akibat pandemi virus Covid-19.

"Selama PPKM itu, kami menutup akses jalan menuju Alun-Alun Bung Karno Kalirejo, Jalan Ahmad Yani mulai dari perempatan Kantor KPU sampai pertigaan Kantor BKUD, serta Jalan Pemuda menuju ke Alun-Alun Lama Ungaran," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Senin (1/2/2021).

30 Orang Alami KIPI Ringan Seusai Jalani Vaksinasi di Kabupaten Semarang

Punya Penyakit Penyerta, Vaksinasi 676 Nakes di Kabupaten Semarang Tertunda

Imbas PPKM di Kabupaten Semarang, Pujiono Sebut Jumlah Kunjungan Wisatawan Menurun Drastis

Ada Kecelakaan atau Kemacetan di Kabupaten Semarang? Warga Bisa Lapor Polisi, Pakailah Aplikasi Ini

Menurut Ngesti, penutupan tiga ruas jalan tersebut dimaksudkan untuk menekan mobilitas warga.

Tiga ruas jalan ini sering ramai, menjadi akses warga menuju ke ruang publik, yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Ia menambahkan, penutupan jalan dilakukan mulai pukul 20.00 WIB sampai 23.00 WIB, dan berlangsung sampai tanggal 8 Februari 2021.

"Alasan penutupan jalan serta perpanjangan PPKM karena masih tingginya angka kasus aktif serta angka kematian pasien akibat virus Corona," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, sebelum pelaksanaan PPKM jilid I, ada 1.401 kasus atau 20,97 persen warga Kabupaten Semarang terpapar virus corona.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan kasus aktif tingkat nasional yang mencapai 14,83 persen.

Demikian pula angka kesembuhan serta angka kematian, juga lebih buruk dibandingkan tingkat nasional.

Kasus Covid Tembus 6.774 Pasien, Bupati Banyumas Ajak Ormas Jaga Warga Desa dari Penularan Corona

Pembayaran Gaji Telat, Bruno Silva Tetap Setia pada PSIS Semarang. Tolak Tawaran Lima Klub Asing

Lewat Zoom Meeting, Bupati Banyumas dan Istri Ajak Ibu-ibu Jaga Keluarga dari Penularan Covid-19

Berdiri di Lahan Milik Orang Lain, 134 Rumah di Cebolok Gayamsari Semarang Disegel Satpol PP

Kemudian, setelah pelaksanaan PPKM tahap I, tercatat 1.143 kasus aktif dan 6.490 sembuh. Statistik itu lebih baik dari angka nasional.

Tetapi, untuk tingkat kematian, tercatat 278 kasus atau 3,51 persen diatas angka nasional 2,82 persen.

"Kasus kematian masih di atas angka nasional. Karenanya, PPKM diperpanjang dalam rangka pengendalian Covid-19 di Kabupaten Semarang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved