Breaking News:

Penanganan Corona

Punya Penyakit Penyerta, Vaksinasi 676 Nakes di Kabupaten Semarang Tertunda

Vaksinasi Covid-19 kepada 676 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Semarang terkendala. Dari hasil skrining, para nakes tersebut memiliki komorbid.

TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala DKK Semarang Ani Rahardjo (kanan) saat jumpa pers penerapan PPKM jilid 2 di Kabupaten Semarang, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Vaksinasi Covid-19 kepada 676 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Semarang terkendala. Dari hasil skrining, para nakes tersebut memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Semarang Ani Rahardjo mengatakan, sebenarnya, secara keseluruhan, ada 933 nakes yang pada tahap pertama vaksinasi masuk prioritas penerima vaksin.

"Tapi, 676 orang atau 16,94 persen dari total nakes prioritas vaksinasi, ditunda disuntik karena komorbid. Kemudian, 257 orang atau sekira 6,05 persen, terkendala teknis sistem aplikasi P-Care," terangnya dalam jumpa pers penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 2 di Kabupaten Semarang, Rabu (27/1/2021).

Imbas PPKM di Kabupaten Semarang, Pujiono Sebut Jumlah Kunjungan Wisatawan Menurun Drastis

Harus Perpanjang PPKM, Pemkab Semarang Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Ada Kecelakaan atau Kemacetan di Kabupaten Semarang? Warga Bisa Lapor Polisi, Pakailah Aplikasi Ini

Hari Kelima PPKM Kabupaten Semarang, Petugas Gabungan Telah Bubarkan 71 Kegiatan Masyarakat

Menurut Ani, adapun tahap pertama vaksinasi Covid-19 termin pertama untuk sasaran prioritas nakes di Kabupaten Semarang, telah mencapai 75,05 persen atau sekira 3.992 orang.

Ia menambahkan, selain kendala teknis dan kesehatan para nakes ketika hendak divaksinasi adalah data riil cakupan vaksinasi di Kabupaten Semarang yang belum bisa dibaca lengkap.

"Secara riil, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Semarang telah mencapai 75,05 persen. Tapi, ketika dicek di dashboard satu data nasional KPC-PEN, hanya muncul 60,80 persen," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, ketersediaan vaksin bagi sasaran 3.992 nakes sasaran sudah aman. Karena, pada saat pengiriman vaksin tahap pertama, Kabupaten Semarang mendapatkan 8.000 dosis vaksin Sinovac setara dua kali vaksinasi.

Ani melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama termin kedua sendiri bakal dilaksanakan pada 1 Februari 2021 mendatang.

"Kami sudah mendapatkan panggilan melalui SMS, pada 1 Februari 2021 nanti pelaksanaan vaksinasi termin kedua tahap pertama, sasaran masih nakes di Kabupaten Semarang," ujarnya. (*)

Jual Jaringan Internet Ilegal, Warga Malang Jawa Timur Diamankan Polres Cilacap

Ingin Petik Sayur sambil Belajar Soal Tanaman? Datang Saja ke Agroeduwisata Katel Klawu Purbalingga

Jalur Tawangmangu-Sarangan Tertutup Longsor, Dua Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi Material

Hilang 3 Hari, Bocah 9 Tahun asal Gunung Putih Banjarnegara Ditemukan Tewas di Waduk Mrica

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved