Breaking News:

Penanganan Corona

30 Orang Alami KIPI Ringan Seusai Jalani Vaksinasi di Kabupaten Semarang

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Ani Rahardjo mengatakan, ada puluhan orang yang mengalami KIPI tetapi masuk kategori ringan.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Ani Rahardjo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dinkes Kabupaten Semarang mencatat ada 30 orang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seusai menjalani vaksinasi virus corona (Covid-19) tahap pertama pada 14 Januari 2021.

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Ani Rahardjo mengatakan, puluhan orang yang mengalami KIPI itu masuk kategori ringan.

Seperti mengantuk, pusing ringan, serta mengalami gatal di lokasi bekas suntikan yang sifatnya temporer. 

Punya Penyakit Penyerta, Vaksinasi 676 Nakes di Kabupaten Semarang Tertunda

Harus Perpanjang PPKM, Pemkab Semarang Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Pedagang di Gunungpati Semarang Jadi Korban Order Fiktif Makanan, Penipu Mengaku Dokter Puskesmas

Tergeletak di Jalan Depan SPBU Kalibanteng Kota Semarang, Masjidil Jadi Korban Tabrak Lari

"Bagi yang pusing setelah istirahat dan minum paracetamol, satu jam kemudian sudah hilang pusingnya," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (28/1/2021).

Menurut Ani, mengantisipasi KIPI yang tergolong berat pada setiap tempat vaksinasi disediakan ruangan khusus emergensi lengkap dengan dokter dan sarana prasarananya.

Ia menambahkan, Dinkes Kabupaten Semarang juga menyiagakan Kelompok Kerja KIPI yang terdiri dari dokter spesialis sekaligus konsultan apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

"Obat-obatan kemudian alat bantu oksigen, cairan infus kami siapkan."

"Selain itu kami juga menambah 165 ruang isolasi," katanya. 

Ani mengungkapkan, dengan adanya penambahan tempat ruang isolasi diharapkan tidak terjadi penumpukan pasien.

Kemudian sarana prasarana rumah sakit selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II pada 26 Januari 2021 hingga 8 Februari 2021.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved