Breaking News:

Berita Banyumas

Jual Obat Penenang dan Pereda Nyeri Tanpa Resep, Warga Kembaran Banyumas Diamankan Polisi

Satuan Resnarkoba Polresta Banyumas mengamankan IF (20), warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, karena mengedarkan obat-obatan terlarang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Satreskrim Polresta Banyumas memeriksa IF alias Itong (20), warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, karena mengedarkan obat-obatan terlarang, Kamis (27/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Resnarkoba Polresta Banyumas mengamankan IF alias Itong (20), warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, karena mengedarkan obat-obatan terlarang, Kamis (27/1/2021).

Kasat Resnarkoba Polresta Banyumas Kompol Edy Purwanto mengatakan, penangkapan ini bermula dari informasi dari warga mengenai adanya peredaran obat terlarang di wilayah Kecamatan Kembaran.

"Setelah dilakukan penyelidikan, mengarah pada sebuah rumah yang sering digunakan untuk tongkrongan anak muda, rumah tersebut adalah rumah tersangka IF," ujar Kasatreskrim dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (31/1/2021).

Warga Binaan Rutan Banyumas Panen Ikan Patin, Winarso: Alhamdulillah Dapat 100 Kilogram

Lantik TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Banyumas Minta Kader Jadi Contoh Prokes dan Tak Takut Divaksin

Siap-siap, Lampu Penerangan Jalan di Purwokerto Kota Bakal Dipadamkan saat Malam. Ini Alasannya

Dalam Dua Pekan, Tiga TKW Asal Cilacap dan Banyumas Meninggal di Hong Kong

Dari tangan IF, polisi menemukan barang bukti berupa 7.650 butir obat Tramadol HCI 50 mg, 750 butir obat Alprazolam 1 mg, 80 butir obat Merlopam 2 Lorazepam 2 mg, 510 butir obat Riklona Clonazepam 2 mg, serta satu unit handphone Realme 5i warna hijau.

IF beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolresta Banyumas guna pemeriksaan lebih lanjut.

IF dijerat dugaan perkara tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, dan atau membawa Psikotropika, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 Undang-undang RI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

Tersangka akan dijerat pidana penjara maksimal lima tahun. (Tribunbanyumas/jti)

Pamit Cari Bengkoang, Marsiyah Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi di Bojongsari Purbalingga

Kerja Bakti di Rumah Kosong, Warga Klego Bantaran Kota Pekalongan Tangkap Ular Sanca 3 Meter

Tak Lagi Ribet, Lapor dan Konsultasi dengan Jaksa di Kejari Banjarnegara Kini Cukup di PTSP

5 Berita Populer: Satpol PP Karanganyar Sidak Hajatan-Imlek di Blora Tanpa Pertunjukan Barongsai

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved