Breaking News:

Berita Banyumas

Siap-siap, Lampu Penerangan Jalan di Purwokerto Kota Bakal Dipadamkan saat Malam. Ini Alasannya

Penutupan sejumlah ruas jalan di Banyumas untuk membatasi mobilitas warga selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, dinilai kurang efektif.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas Achmad Husein saat mengecek kegiatan tes swab antigen massal di Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penutupan sejumlah ruas jalan di Banyumas untuk membatasi mobilitas warga selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dinilai kurang efektif.

Itu sebabnya, Pemkab Banyumas berencana mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU) pada malam hari, khususnya di kawasan perkotaan Purwokerto, untuk mencegah adanya kerumunan.

Kebijakan tersebut dinilai lebih efektif mengurangi mobilitas masyarakat pada malam hari, saat PPKM jilid kedua yang dimulai 26 Januari hingga 8 Feberuari 2021.

"Kalau bisa, mulai malam nanti enggak apa-apa. Tapi, kami akan berkoordinasi dulu dengan Polresta, mungkin nanti malam (dimulai)," kata Bupati Achmad Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kamis (28/1/2021).

Rinto Kewalahan Memenuhi Pesanan Peti Mati Covid di Banyumas, Sebulan Bisa Tembus 150 Peti Mati

Tak Kapok, Residivis Penggelapan Mobil Rental asal Purbalingga Gondol Mobil Warga Sokaraja Banyumas

Lewat Pemkab, Perbarindo Banyumas Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 25 Juta bagi Warga

Peternakan Ayam di Lumpakuwus Banyumas Terancam Tutup, Pegawai Protes. Berawal dari Kasus Izin Usaha

Husein menilai, penutupan sejumlah ruas jalan di Purwokerto pada malam hari kurang efektif.

"Kalau LPJU sudah dimatikan, penutupan jalan tidak perlu ada. Kelihatannya sangar tapi tidak efektif. LPJU saja yang dimatikan tapi patroli diperbanyak," ujar Husein.

Meski demikian, Husein menyatakan, akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terlebih dahulu untuk memutuskan kebijakan tersebut.

"Saya minta CCTV diaktifkan, jangan sampai malah timbul kriminalitas," kata Husein.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Nur Hadi mengatakan, usulan mematikan lampu penerangan jalan kali pertama mencuat pada saat pertemuan forum lalu lintas.

Pasalnya, penutupan jalan yang selama ini diterapkan dinilai kurang efektif, karena tidak ada penjagaan.

"Kemarin kan ada rapat forum lalu lintas, kapolsek-kapolsek di wilayah kota mengusulkan dimatikan saja LPJU-nya mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB," ujar Agus.

Punya Penyakit Penyerta, Vaksinasi 676 Nakes di Kabupaten Semarang Tertunda

Jual Jaringan Internet Ilegal, Warga Malang Jawa Timur Diamankan Polres Cilacap

Ingin Petik Sayur sambil Belajar Soal Tanaman? Datang Saja ke Agroeduwisata Katel Klawu Purbalingga

Jalur Tawangmangu-Sarangan Tertutup Longsor, Dua Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi Material

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memutuskan kebijakan mematikan LPJU.

"Kami sedang mempertimbangkan, dengan gelap tujuannya untuk mengubah perilaku masyarakat, jadi sungkan keluar malam. Tapi ada pertimbangan, seperti kriminalitas, kecelakaan, kami akan koordinasi dulu," kata Agus. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PPKM Jilid 2, Lampu Jalan di Purwokerto Akan Dimatikan pada Malam Hari".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved