Berita Purbalingga

Pamit Cari Bengkoang, Marsiyah Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi di Bojongsari Purbalingga

Marsiyah ditemukan di area pesawahan, sekitar 200 meter dari depan SMK Negeri 1 Bojongsari dan tak jauh dari pemakaman.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Polsek Bojongsari dan warga mengevakuasi Marsiyah yang ditemukan tewas di saluran irigasi di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (30/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Marsiyah (75), warga RT 02 RW 02 Dusun I, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tewas di saluran irigasi Desa Bojongsari, Sabtu (30/1/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Rumah Marsiyah tidak jauh dari lokasi penemuan jenazahnya.

Marsiyah ditemukan seorang pemancing saat perjalanan pulang melintasi lokasi tersebut.

Marsiyah ditemukan di area pesawahan, sekitar 200 meter dari depan SMK Negeri 1 Bojongsari dan tak jauh dari pemakaman.

"Saksi seorang pemancing dari luar kota. Dia melaporkan ke Polsek sekitar pukul 13.00 WIB siang tapi dia tidak menyebutkan namanya, langsung pergi," ujar Kapolsek Bojongsari, AKP Imam Hidayat, kepada Tribunbanyumas.com dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/1/2021).

Pedagang Sayur Keliling asal Limbangan Purbalingga Nyambi Jual Tanaman Hias, Ternyata Hasil Curian

Ngaku Takut, Pelaku Pilih Menyerahkan Diri Seusai Rampas Handphone di Kejobong Purbalingga

Seorang Pemotor Koma setelah Tabrakan di Padamara Purbalingga, Dirawat di ICU RS Siaga Medika

Makin Tak Laku, Jangkrik Dagangan Tarti Sering Tak Habis di Pasar Hewan Purbalingga Akibat PPKM

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung datang ke lokasi kejadian dan memasang garis polisi.

Saat ditemukan, tubuh Marsiyah dalam posisi telungkup.

Sementara itu, Kades Bojongsari Suroyo bersama warga kemudian mengangkat korban dari saluran irigasi untuk diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Purbalingga.

Polisi lalu membawa jenazah korban ke rumah duka.

Tim medis dari Puskesmas Bojongsari kemudian melakukan visum luar terhadap tubuh korban.

"Kuat kemungkinan, korban terpeleset dan terjatuh membentur cor di tepi sungai dan meninggal," ujar dokter Puskesmas Bojongsari, dr Siti Farhatun Soimah.

Dokter mengatakan, terdapat luka robek dan lebam di pelipis kanan, serta luka di dalam mulut.

Luka di pelipis diduga akibat benturan saat terjatuh. Sedangkan luka di mulut kemungkinan karena dimakan kepiting.

Kerja Bakti di Rumah Kosong, Warga Klego Bantaran Kota Pekalongan Tangkap Ular Sanca 3 Meter

Tak Lagi Ribet, Lapor dan Konsultasi dengan Jaksa di Kejari Banjarnegara Kini Cukup di PTSP

5 Berita Populer: Satpol PP Karanganyar Sidak Hajatan-Imlek di Blora Tanpa Pertunjukan Barongsai

Ayam Bakar Mak Gogok Blora Selalu Bikin Kangen, Kuliner Legendaris Berawal dari Warisan Centong Kayu

Korban dimungkinkan meninggal dua jam sebelum ditemukan.

Sementara itu menurut pihak keluarga, Sabtu pagi, korban pamit akan pergi ke makam dekat sawah untuk mencari bengkoang.

Tidak jauh dari lokasi penemuan mayat tersebut, polisi juga menemukan keranjang berisi buah bengkoang. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved