Senin, 4 Mei 2026

Berita Jawa Tengah

Lantik 359 Tenaga P3K, Bupati Blora: Cara Bersyukur yang Benar Adalah Bekerja Secara Baik

Djoko Nugroho dalam sambutannya menyampaikan kepada para P3K yang telah dilantik, bahwa cara bersyukur yang benar adalah bekerja secara baik.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PEMKAB BLORA
Pengangkatan atau pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh Bupati Blora Djoko Nugroho secara virtual, Jumat (29/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - 359 orang di Kabupaten Blora resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Pengangkatan secara virtual tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, Jumat (29/1/2021).

Kokok sapaan akrab Djoko Nugroho dalam sambutan pengarahannya menyampaikan kepada para P3K yang telah dilantik, bahwa cara bersyukur yang benar adalah bekerja secara baik.

Vaksinasi Nakes Masih di Bawah Sasaran Inklusi, Dinkes Blora Cek Data Tiap Fasyankes

5 Berita Populer: Penemu Rasa Indomie Meninggal-Polres Blora Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Operasi Yustisi Bakal Berlanjut Hingga Tiga Bulan, Saat Ini Sudah Tindak 22.410 Pelanggar di Blora

Polisi Hentikan Truk Berisi 18 Ton Pupuk Bersubsidi Asal Tuban, Hendak Diedarkan di Blora

"Rasa bersyukur yang benar, bukan cuma dengan menilai gaji yang meningkat."

"Tetapi dengan semakin menunjukkan kinerja yang meningkat juga dan lebih baik," kata Kokok kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/1/2021).

Sementara itu, Plt Kepala BKD Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho mengatakan, rekrutmen P3K ini merupakan tahap pertama formasi 2020.

Itu khusus diperuntukkan bagi guru, tenaga kesehatan dari tenaga honorer eks kategori II (K2), dan tenaga harian lepas - tenaga bantu penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian.

Pratikto Nugroho menyampaikan, pendaftaran seleksi P3A ini dilakukan secara online serta ujiannya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

Pendaftaran seleksi P3K untuk formasi 2020 ini dilaksanakan secara online mulai 10 hingga 16 Februari 2019 terdapat ada sebanyak 521 orang.

Setelah diseleksi secara administrasi terdapat 517 orang yang lolos untuk mengikuti seleksi kompetensi.

Kemudian seleksi kompetensi dilaksanakan dengan memakai metode CAT di SMA Negeri 1 Blora pada 23 hingga 24 Februari 2019.

Selanjutnya, Plt Kepala BKD menyampaikan bahwa dari seleksi kompetensi yang dilaksanakan dihasilkan 361 peserta yang memenuhi ambang batas (passing grade).

Lalu 156 peserta tidak memenuhi ambang batas.

"Hasil dari seleksi ini 361 peserta yang memenuhi passing grade dan 156 peserta tidak memenuhi passing grade."

"Selanjutnya dari hasil seleksi ini disampaikan ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pemkab Blora, pada 26 April 2019," kata Pratikto.

Kemudian, tambah Pratikto, bahwa berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 550 Tahun 2020 per 21 Oktober 2020, formasi P3K tahap pertama ditetapkan sejumlah 361 orang dengan masa perjanjian kerja maksimal 5 tahun sesuai dengan usia per 1 Januari 2021.

Dati jumlah formasi tersebut rinciannya yakni 277 orang guru, 17 tenaga kesehatan, dan 67 penyuluh pertanian.

Selanjutnya, katanya, ada dua orang yang tidak dapat diangkat menjadi P3K atas nama Sarijan (penyuluh pertanian) karena sudah melebihi usia 58 tahun per 1 Januari 2021 dan Ratna Widyawati (guru) karena meninggal dunia pada 10 Januari 2021.

"Sehingga yang diangkat P3K saat ini ada 359 orang, dimana dengan masa perjanjian kerja selama 5 tahun sesuai dengan usia per 1 Januari 2021," katanya. (Rifqi Gozali)

Pesan Gubernur Ganjar Pranowo saat Tinjau Vaksinasi di Kendal: Tolong Bisa Dipercepat Lagi

Kisah Mbah Ramisah di Kendal, Digugat Anak Kandung Soal Tanah: Ini Hasil Kerja Keras Bersama Suami

Status Lahan Jadi Kendala Pembangunan Tol Semarang-Demak, Tertutup Rob Namun Ada Sertifikatnya

30 Orang Alami KIPI Ringan Seusai Jalani Vaksinasi di Kabupaten Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved