Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Lagi, Acara Hajatan Dibubarkan Petugas Satpol PP Karanganyar, Yophy: Tidak Taat Aturan PPKM

Satpol PP Kabupaten Karanganyar menjelaskan, sesuai aturan selama PPKM, hajatan diperbolehkan digelar asalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

PEMKAB KARANGANYAR
Anggota Satpol PP saat membubarkan hajatan di Desa Giriwondo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS,COM, KARANGANYAR - Satpol PP Kabupaten Karanganyar kembali membubarkan acara hajatan lantaran tidak sesuai aturan yang ditetapkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Hajatan di Desa Giriwondo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar itu terpaksa dibubarkan karena pemilik rumah nekat menyediakan kursi dan hidangan bagi para tamu.

Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup selama Perpanjangan PPKM Karanganyar

Terekam Kamera CCTV, Begini Kronologi Penusukan Karyawan Hamil Minimarket di Colomadu Karanganyar

Ditinggal Jualan Cilok ke Alun-alun, Rumah Kontrakan di Cangakan Karanganyar Ludes Terbakar

Tidak Sesuai Izin, Satpol PP Hentikan Aktivitas Galian C di Ngargoyoso Karanganyar

Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo menyampaikan, hajatan dibubarkan karena pemilik rumah menyediakan kursi tamu dan hidangan. 

Dia menjelaskan, sesuai aturan selama PPKM, hajatan diperbolehkan digelar asalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Konsep acara menggunakan banyu mili, tidak ada kursi dan hidangan dibungkus untuk dibawa pulang. 

"Sebenarnya sudah diberikan penjelasan oleh Satpol PP kecamatan, tapi sepertinya pemilik rumah nekat."

"Makanya kami bubarkan."

"Anggota datang saat acara berlangsung."

"Kursi diminta supaya diangkut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (28/1/2021). 

Yophy mengungkapkan, Pemkab Karanganyar sebenarnya tidak melarang warga untuk menggelar hajatan.

Hanya saja, warga yang hendak menyelenggarakan hajatan diminta mentaati aturan yang telah ditetapkan. 

"Silakan digelar tapi ya harus manut aturan."

"Tanpa kursi, meja dengan konsep banyu mili," jelasnya.

Sebelumnya, anggota Satpol PP dengan Forkopimcam juga pernah membubarkan acara hajatan di wilayah Tawangmangu dan Karangpandan selama PPKM. (Agus Iswadi)

Warga Wonosobo Ini Kepergok Jual Kubis Hasil Curian, Beraksi di Kebun Desa Gembol Banjarnegara

Seluruh Wisata Air Belum Juga Dibuka, Ini Alasan Disparbud Kabupaten Wonosobo

Program Sabuk Gunung di Temanggung Dimulai, 18 Ribu Bibit Pohon Ditanam

Bukan Karena Angin Maupun Hujan, Atap Dua Ruang Kelas Ambrol di MTs Al Islam Pare Temanggung

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved