Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Tren Positif PPKM Jilid Pertama di Jateng, Tingkat Keterisian Kamar Isolasi di Bawah 70 Persen

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 2 Tahun 2021, perpanjangan di Jawa Tengah diprioritaskan pada tiga wilayah.

PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melihat proses donor darah plasma konvalesen di PMI Surakarta, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid pertama telah usai pada Senin (25/1/2021).

Sesuai instruksi Pemerintah Pusat, PPKM diperpanjang pada 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 2 Tahun 2021, perpanjangan di Jawa Tengah diprioritaskan pada tiga wilayah.

Yakni Semarang Raya, Banyumas Raya, dan Solo Raya.

Baca juga: Pemprov Jateng Terima Lagi Vaksin Covid, Ini 12 Kabupaten/Kota yang Segera Lakukan Vaksinasi

Baca juga: Tanah Bergerak Makin Rawan Terjadi, Semisal di Purbalingga, Berikut Kata Dinas ESDM Jateng

Baca juga: Resmi Dijadikan Homebase, Pemprov Jateng Izinkan PSIS Gunakan Stadion Jatidiri Semarang

Baca juga: Bisakah Pemerintah Bisa Bersabar Sedikit? Aptrindo Jateng Tanggapi Kenaikan Tarif Tol di Pulau Jawa

Namun di Jawa Tengah, Gubernur menginstruksikan semua daerah untuk menyiapkan beberapa hal terkait PPKM jilid dua ini.

Termasuk, peningkatan ketersediaan ruang perawatan, baik di ICU maupun ruang isolasi.

Aturan pembatasan tidak berbeda jauh dengan aturan PPKM jilid pertama.

Hanya saja, pada jilid kedua ini, dalam surat instruksi Mendagri ini ada perubahan jam operasional untuk pusat perbelanjaan dan mal.

Yang semula diatur hanya sampai pukul 19.00, saat ini bisa hingga pukul 20.00.

Sedangkan untuk restoran, kafe, tempat makan, dan semacamnya sebesar 25 persen makan di tempat.

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved