Breaking News:

Berita Solo

Solo Imlek Festival Ditiadakan Tahun Ini, Kawasan Pasar Gede Dipastikan Nihil Lampion

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan meniadakan Solo Imlek Festival untuk mencegah kerumunan yang dapat memicu penularan Covid-19.

TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Lampion dipasang di kawasan Pasar Gede Solo untuk menyambut Imlek, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO – Ribuan lampion tak akan dipasang di kawasan Pasar Gede Solo untuk menyambut Imlek, tahun ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan meniadakan Solo Imlek Festival untuk mencegah kerumunan yang dapat memicu penularan Covid-19.

"Ditiadakan karena ada kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dan tentu saja penularan Covid-19 yang belum terkendali," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan kepada Kompas.com, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Benteng Vastenburg Solo Disulap Jadi Rumah Sakit Lapangan Covid, Pembangunan Dimulai Hari Ini

Baca juga: Gantikan Prameks, KRL Yogya-Solo Layani Penumpang Mulai 10 Februari. Berhenti di 11 Stasiun

Baca juga: Tunggu Perbaikan Rumah, 54 Korban Gempa Mamuju asal Solo Raya Diungsikan ke Solo Techno Park

Baca juga: Bobol Gudang PT Kobe di Banjarsari Solo, Pencuri Bawa Brankas Berisi Uang Rp 22 Juta

Dari catatan Kompas.com, Solo Imlek Festival tahun lalu berlangsung pada 18 Januari-28 Februari 2020.

Serangkaian acara digelar guna merayakan Imlek yang jatuh pada 25 Januari.

Dalam acara perayaan Imlek tersebut, terdapat sejumlah rangkaian acara. Beberapa di antaranya adalah 5000 Lampion Pasar Gedhe Solo, Donor Darah, Grebeg Sudiro, Kirab Barongsai, dan Solo Imlek Fair.

Hasta menuturkan, acara-acara yang mengundang kerumunan tersebut juga tidak akan dilakukan meski pengunjung mungkin dapat dibatasi.

"Lampion di Pasar Gedhe Solo ditiadakan. Solo Imlek Fair, Grebeg Sudiro, dan Kirab Barongsai batal," ujarnya.

Tahun lalu, Pemerintah Kota Solo memasang lebih kurang 5.000 lampion di kawasan Pasar Gedhe Solo termasuk di atas jembatan di sana.

Tahun ini, karena tidak adanya Solo Imlek Festival, Hasta mengatakan bahwa kawasan tersebut tidak akan diramaikan oleh lampion.

"Tidak ada lampion yang digantung untuk menghindari kerumunan yang ingin berfoto-foto," ucapnya.

Sementara untuk acara yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan seperti donor darah, dia tidak menampik hal tersebut kemungkinan dapat dilakukan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Solo Imlek Festival 2021 Dibatalkan karena Covid-19".

Baca juga: Dentuman Misterius Terdengar di Buleleng Bali, BMKG Langsung Cek Sinyal Seismik. Ini Hasilnya

Baca juga: Pengungsi di Glagaharjo Cangkringan Yogya Dipulangkan Selasa meski Merapi Masih Keluarkan Guguran

Baca juga: Alami Pendarahan, Istri Sule Nathalie Holscher Keguguran

Baca juga: 5 Berita Populer Sepekan: Peringatan Dini Gelombang Tinggi-KONI Kudus Digoyang Mosi Tidak Percaya

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved