Breaking News:

Berita Travel

Gantikan Prameks, KRL Yogya-Solo Layani Penumpang Mulai 10 Februari. Berhenti di 11 Stasiun

Kereta rel listrik atau KRL Jogja-Solo (KRL Yogyakarta-Solo) akan beroperasi normal mulai 10 Februari 2021.

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Karyawan membersihkan bagian pegangan tangan di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo saat uji coba terbatas di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (20/1/2021). KRL jalur Yogyakarta-Solo dijadwalkan akan melayani umum mulai 10 Februari 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kereta rel listrik atau KRL Jogja-Solo (KRL Yogyakarta-Solo) akan beroperasi normal mulai 10 Februari 2021.

Saat ini, hingga 7 Februari nanti, KRL tersebut masih tahap uji coba.

"Insyaallah, tanggal 10 Februari sudah melakukan perjalanan untuk umum. Untuk tarif normal, flat Rp 8.000, sama dengan tarif KA Prameks. Waktu tempuh lebih cepat dan kereta baru," kata Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wawan Ariyanto dilansir dari Antara, Jumat (22/1/2021).

Ia mengatakan, jumlah kereta yang akan dioperasikan nantinya sebanyak 10 rangkaian. Saat ini, sudah siap enam rangkaian kereta.

"Masing-masing rangkaian KA ada empat gerbong tetapi bisa saja dijalankan delapan gerbong," jelas dia.

Baca juga: Kereta Prameks Bakal Diganti KRL, Relasi Yogyakarta-Solo, Mulai Beroperasi Oktober

Baca juga: Jalur Kereta Arah Stasiun Brumbung Kebanjiran, Tiga Perjalanan Kereta Sempat Terhambat

Baca juga: Calon Penumpang Kereta Kini Bisa Rapid Test Antigen di Stasiun Cepu, Ini Persyaratannya

Baca juga: Perjalanan KA di Jalur Tengah Kembali Normal, Kereta Bergantian Lewati Jembatan di Jalur Brebes

Mengingat masih ada protokol kesehatan yang harus diterapkan, untuk kapasitas masing-masing gerbong dibatasi maksimum hanya 74 penumpang.

"Itu sudah menerapkan jaga jarak. Normalnya, sebanyak 200 penumpang. Untuk jadwal, sementara kami menggunakan seperti KA Prameks dulu," kata Wawan.

Ia mengatakan, nantinya, untuk Solo-Yogyakarta akan dilakukan perjalanan sebanyak 20 perjalanan atau 10 perjalanan pulang-pergi (PP).

Menurut dia, waktu tempuh KRL Solo-Yogyakarta 68 menit atau lebih cepat 20 menit dibandingkan KA Prameks yang mencapai 88 menit.

"KRL Yogyakarta-Solo ini berhenti di 11 stasiun, sedangkan Prameks hanya berhenti di enam stasiun," tutur Wawan.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved