Berita Travel
Gantikan Prameks, KRL Yogya-Solo Layani Penumpang Mulai 10 Februari. Berhenti di 11 Stasiun
Kereta rel listrik atau KRL Jogja-Solo (KRL Yogyakarta-Solo) akan beroperasi normal mulai 10 Februari 2021.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kereta rel listrik atau KRL Jogja-Solo (KRL Yogyakarta-Solo) akan beroperasi normal mulai 10 Februari 2021.
Saat ini, hingga 7 Februari nanti, KRL tersebut masih tahap uji coba.
"Insyaallah, tanggal 10 Februari sudah melakukan perjalanan untuk umum. Untuk tarif normal, flat Rp 8.000, sama dengan tarif KA Prameks. Waktu tempuh lebih cepat dan kereta baru," kata Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wawan Ariyanto dilansir dari Antara, Jumat (22/1/2021).
Ia mengatakan, jumlah kereta yang akan dioperasikan nantinya sebanyak 10 rangkaian. Saat ini, sudah siap enam rangkaian kereta.
"Masing-masing rangkaian KA ada empat gerbong tetapi bisa saja dijalankan delapan gerbong," jelas dia.
Baca juga: Kereta Prameks Bakal Diganti KRL, Relasi Yogyakarta-Solo, Mulai Beroperasi Oktober
Baca juga: Jalur Kereta Arah Stasiun Brumbung Kebanjiran, Tiga Perjalanan Kereta Sempat Terhambat
Baca juga: Calon Penumpang Kereta Kini Bisa Rapid Test Antigen di Stasiun Cepu, Ini Persyaratannya
Baca juga: Perjalanan KA di Jalur Tengah Kembali Normal, Kereta Bergantian Lewati Jembatan di Jalur Brebes
Mengingat masih ada protokol kesehatan yang harus diterapkan, untuk kapasitas masing-masing gerbong dibatasi maksimum hanya 74 penumpang.
"Itu sudah menerapkan jaga jarak. Normalnya, sebanyak 200 penumpang. Untuk jadwal, sementara kami menggunakan seperti KA Prameks dulu," kata Wawan.
Ia mengatakan, nantinya, untuk Solo-Yogyakarta akan dilakukan perjalanan sebanyak 20 perjalanan atau 10 perjalanan pulang-pergi (PP).
Menurut dia, waktu tempuh KRL Solo-Yogyakarta 68 menit atau lebih cepat 20 menit dibandingkan KA Prameks yang mencapai 88 menit.
"KRL Yogyakarta-Solo ini berhenti di 11 stasiun, sedangkan Prameks hanya berhenti di enam stasiun," tutur Wawan.
Sementara itu, pada uji coba yang sudah dimulai sejak Rabu (20/1/2021), pihaknya sekaligus memberikan edukasi terkait cara menumpang KRL Jogja-Solo.
"Perlu edukasi. Biasanya pakai tiket KAI Access, sekarang tap in dan out, seperti di jalan tol, harus sepasang, baik tap in maupun out. Semua penumpang yang berangkat dari Solo, tap in, sampai di Yogya, harus keluar gate dulu untuk tap out. Kalau mau ke Solo lagi, harus tap in dan tap out saat tiba di Solo," kata Wawan.
Sementara itu, Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti menjelaskan, untuk panjang yang dilintasi jaringan KRL Solo-Yogyakarta sendiri lebih kurang 60 kilometer.
Sedangkan untuk total perjalanan, rencananya sebanyak 20 perjalanan per hari dengan waktu tempuh masing-masing sekitar 58 menit.
Untuk stasiun operasional, lanjutnya, pada rute tersebut ada sebanyak 11 stasiun, yaitu Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solobalapan (stasiun KRL Yogya-Solo).
Baca juga: Ini Syarat Lakukan Perjalanan Darat Pakai Mobil Pribadi selama Perpanjangan PPKM
Baca juga: Sepekan Setelah Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Sri Purnomo Positif Covid
Baca juga: 467 CPNS Purbalingga Terima SK, Bupati Ingatkan ASN Tak Boleh Jadi Oposisi Pemerintah
Baca juga: Terjaring di Sokaraja Banyumas, Agus Balik Kanan saat Diminta Bayar Rp 250 Ribu untuk Tes Antigen