Breaking News:

Berita Purbalingga

467 CPNS Purbalingga Terima SK, Bupati Ingatkan ASN Tak Boleh Jadi Oposisi Pemerintah

Pemkab Purbalingga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 467 Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Purbalingga, Kamis (21/1/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan secara simbolis SK CPNS formasi 2019 di Pendapa Dipokusumo, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 467 Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Purbalingga, Kamis (21/1/2021).

Penyerahan dilakukan di 14 titik di wilayah Purbalingga dengan acara yang digelear secara daring.

Penyerahan secara simbolis dipusatkan di Pendapa Dipokusumo.

Sementara lainnya, mengikuti secara daring di aula Puskesmas Bojong, dan 12 titik lain di korwil Dinas Pendidikan, Kamis (21/1/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Heriyanto mengatakan, para penerima SK adalah mereka yang lolos seleksi formasi CPNS Tahun 2019.

Dalam pengadaan tersebut, semua tahapan digelar secara online, baik pendaftaran sampai pada pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Baca juga: Ekspor Produk Kini Bisa Lebih Masif, Dua IKM di Purbalingga Ini Sudah Kantongi Sertifikat HACCP

Baca juga: Tabloid Pramuka Pertama di Jawa Tengah, Simpul Pramuka Wadahi Karya Jurnalis Muda Purbalingga

Baca juga: Jual Tramadol, Warga Kejobong Purbalingga Ditangkap Polisi. Beli di Aplikasi Jual Beli Online

Baca juga: Habis Pesta Miras, Warga Kaligondang Ditemukan Tergeletak di Jalan Kompleks Bojanegara Purbalingga

Dalam pengadaan CPNS 2019, pemkab membuka 475 formasi yang diminati 7.698 pelamar.

Namun, dari banyaknya pelamar itu, 987 pelamar dinyatakan tak memenuhi persyaratan administrasi.

Sementara, dari 6.711 pelamar yang mengikuti seleksi lanjutan, berupa Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hanya 468 orang yang lolos.

"Dari formasi 475, hanya terisi 468 dan ada tujuh formasi yang tidak terisi karena memang tidak ada yang mendaftar. Misalnya, formasi dokter spesialis, epidemiologi, analis kebijakan" jelasnya, Jumat (22/1/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved