Berita Jateng

Calon Penumpang Kereta Kini Bisa Rapid Test Antigen di Stasiun Cepu, Ini Persyaratannya

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 4 membuka layanan rapid test antigen di Stasiun Cepu.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi. Suasana antrean pembuatan rapid test antigen di Stasiun Purwokerto, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 4 membuka layanan rapid test antigen di Stasiun Cepu.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro menuturkan, layanan rapid test antigen di Stasiun Cepu dibuka mulai Sabtu (16/1/2021).

Sebelumnya, layanan rapid test antigen di stasiun terdekat di wilayah Jawa Tengah, ada di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, dan Stasiun Tegal.

"Rapid test antigen di Stasiun Cepu merupakan kerja sama antara PT KAI dengan PT Jasa Prima Putra," kawta Krisbiyantoro, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Mulai Selasa Siang, Stasiun Kebumen Buka Layanan Rapid Test Antigen, Biayanya Cuma Rp 105 Ribu

Baca juga: Petani di Cepu Blora Ditemukan Tewas di Gubuk Sawah, Sebelumnya Mengeluh Sakit di Dada

Baca juga: Soal Eksistensi Keraton Djipang di Kecamatan Cepu, Wabup Blora: Kami Tak Bisa Melarang

Baca juga: KABAR DUKA, Dokter Penyakit Dalam RSUD Cepu Wafat Terkonfirmasi Covid-19

Menurutnya, layanan rapid test antigen di Stasiun Cepu di buka mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, setiap harinya.

Biaya rapid tes antigen dibanderol Rp 105.000 untuk setiap calon penumpang kereta api jarak jauh.

"Untuk menjaga protokol kesehatan terkait jaga jarak, kerumunan antrean dan menghindari penumpang ketinggalan kereta, kami imbau calon penumpang melakukan rapid test sehari sebelum hari keberangkatan (H-1). Calon penumpang bisa mendapat hasil tes rapid antigen di hari yang sama pengecekan," jelas dia.

Ia menuturkan, syarat rapid test antigen ini hanya diperuntukkan bagi calon penumpang kereta api jarak jauh.

Hasil rapid test antigen ini hanya berlaku tiga hari sejak tanggal dikeluarkannya surat keterangan tersebut.

"Upaya ini untuk membantu program Pemerintah dalam menekan penyebaran wabah Covid-19 di tanah air," ujarnya. (*)

Baca juga: Candi di Jateng Tutup selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Ini Daftarnya

Baca juga: Pemeran Mak Lampir Tutup Usia: Farida Pasha Sempat Terkena Covid

Baca juga: 5 Berita Populer Sepekan: Ayah di Kudus Cabuli Anak Kandung-Kisah Pilu PKL di Tengah PPKM Banyumas

Baca juga: Hati-hati saat Lewat Tol Pejagan-Pemalang, Ada Perbaikan dan Pembangunan di Sejumlah Titik

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved