Breaking News:

Gempa Majene

Tunggu Perbaikan Rumah, 54 Korban Gempa Mamuju asal Solo Raya Diungsikan ke Solo Techno Park

Pemerintah berencana memulangkan sementara 54 warga Solo Raya, korban bencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengecek kesiapan Solo Techno Park sebagai tempat pengungsian sementara korban gempa Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pemerintah berencana memulangkan sementara 54 warga Solo Raya, korban bencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Rencananya, mereka bakal ditampung di Solo Techno Park (STP) Jebres.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan STP sebagai lokasi pengungsian.

"Nanti, kami akan lakukan rapid antigen. Kalau ada yang positif, ya kita minta untuk (karantina) di Donohudan (asrama haji). Yang di sini (STP), dipakai untuk yang negatif," jelasnya, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Bobol Gudang PT Kobe di Banjarsari Solo, Pencuri Bawa Brankas Berisi Uang Rp 22 Juta

Baca juga: Korem 074 Warastrama Solo Bangun Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Benteng Vastenburg, Ini Alasannya

Baca juga: Tempat Tidur Pasien Covid Tinggal 174, Pemkot Solo Minta Daerah Sekitar Tambah Ruang Isolasi dan ICU

Baca juga: Ketahuan Jogo Tonggo, Tiga Pemudik di Solo Akhirnya Dikarantina di Solo Technopark

Mengenai berapa lama pengungsi ini akan menempati STP, Rudy mengatakan, mereka bisa tinggal di STP hingga perbaikan rumah mereka di Mamuju rampung.

"Yang diungsikan di sini sambil nunggu perbaikan rumah dari pemerintah pusat. Di sini, disediakan lemari, tempat tidur. Kalau makan, ada dari dapur umum BPBD," ucapnya.

Menurutnya, tidak salah bila memilih Solo dijadikan tempat pengungsian warga terdampak gempa tersebut.

"Solo siap menampung. Atas perintah, ya siap. Sebagai anak bangsa, ya harus siap," ujarnya. (*)

Baca juga: 3 Bulan Tak Bisa Melaut, Nelayan Sugihwaras Pemalang Banting Setir Jadi Kuli Bangunan

Baca juga: Ada Wacana PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Kami Pilih Tidak, Kasihan Masyarakat

Baca juga: Pesisir Pantai Kebumen Dipagari Hutan Mangrove, Tagana: Bisa Menahan dan Memecah Gelombang Tsunami

Baca juga: Bupati Blora Terpilih: Tidak Usah Didengar Jika Ada yang Tawarkan Posisi Jabatan Proyek

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved