Breaking News:

Berita Banyumas

Makin Ketat, Mulai Hari Ini Masuk Banyumas Wajib Tunjukkan Hasil Negatif Rapid Antigen

Mulai hari ini, Rabu (20/1/2021), Pemkab Banyumas akan mewajibkan pendatang dari luar kota menunjukan hasil negatif tes cepat antigen atau swab PCR.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui wartawan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (7/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mulai hari ini, Rabu (20/1/2021), Pemerintah Kabupaten Banyumas akan mewajibkan pendatang dari luar kota menunjukan hasil negatif tes cepat antigen atau swab PCR.

"Random saja. Kalau tidak membawa hasil negatif rapid antigen, tidak boleh masuk," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu.

Pengecekan tersebut dilakukan di wilayah perbatasan, seperti di Kecamatan Lumbir, Pekuncen, Tambak, dan Sokaraja.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan akan berlaku sampai 25 Januari mendatang.

Baca juga: Ada Potensi Timbulkan Kerumunan, Polisi Bubarkan Lapak Burung Dara di Sumbang Banyumas

Baca juga: 48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19, 20 Orang Dikarantina di Baturraden

Baca juga: Baru 18 Hari Angka Kematian Akibat Covid Capai 76 Kasus, Ini Skenario yang Disiapkan Bupati Banyumas

Baca juga: Miliki Tembakau Gorilla, Tiga Remaja di Banyumas Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Nantinya, ada petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub yang bakal melakukan razia dan mengeceknya.

"Waktunya rahasia, nanti kalau diberi tahu malah akan menghindar. Yang keluar Banyumas, juga sama, kami syaratkan rapid antigen," terangnya.

Jika tidak membawa hasil rapid antigen saat razia, pendatang tersebut akan dirapid di lokasi dan berbayar.

Husein mengatakan, tes rapid antigen ini bekerjasama dengan rumah sakit swasta.

Jika hasilnya positif, yang bersangkutan akan langsung dirawat. Sementara, mereka yang memiliki hasil negatif, boleh masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas.

Peraturan ini juga berlaku bagi warga sekitar Banyumas, baik dari Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, atau Kebumen dan Bumiayu. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Korban Sriwijaya Air Asal Pekalongan Captain Didik Teridentifikasi, Rencana Dimakamkan Hari Ini

Baca juga: 5 Berita Populer: Gelombang 4 Meter Berpotensi di Utara Pulau Jawa-3 Ton Salak Tumpah di Purbalingga

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Getaran Terasa di Pacitan Hingga Trenggalek

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 20 Januari 2021 Rp 1.925.000 Per 2 Gram

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved