Breaking News:

Berita Banyumas

Baru 18 Hari Angka Kematian Akibat Covid Capai 76 Kasus, Ini Skenario yang Disiapkan Bupati Banyumas

Hasil evaluasi, angka kematian akibat Covid-19 di Banyumas stagnan tinggi selama sepekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas Achmad Husein saat mengecek kegiatan tes swab antigen massal di Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Hasil evaluasi, angka kematian akibat Covid-19 di Banyumas stagnan selama sepekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), 11-18 Januari 2021.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, kondisi ini disebabkan, kegiatan sehari-hari masyarakat selama PPKM relatif tak berubah.

Hanya, aktivitas di malam hari lebih sepi akibat pemberlakuan jam malam.

"Satu pekan ini, pelaksanaan PPKM siang tidak ada perubahan. Kalau malam, memang ada perubahan sedikit," kata Husein di sela kegiatan vaksinasi massal kepada lansia komorbid, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Cek Kondisi Lansia Komorbid, Dinkes Banyumas Lakukan Tes Swab Massal Covid kepada 4000 Lansia

Baca juga: 5 Berita Populer Sepekan: Ayah di Kudus Cabuli Anak Kandung-Kisah Pilu PKL di Tengah PPKM Banyumas

Baca juga: Miliki Tembakau Gorilla, Tiga Remaja di Banyumas Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Baca juga: Dua Pabrik Tuak di Ajibarang Banyumas Digerebek, Polisi Temukan 345 Liter Tuak Siap Edar

Pemkab Banyumas akan kembali melakukan evaluasi terkait efektifitas PPKM secara keseluruhan. Sesuai rencana, PPKM dilaksanakan 11-25 Januari.

"Kematian cenderung stagnan dan agak turun sedikit. Namun jika dibandung dengan Desember, angka kematian per Januari ini masih tergolong tinggi," ucapnya.

Di bulan Januari ini saja, sampai 18 Januari 2021, angka kematian mencapai 76 orang.

"Kemarin, Desember, dalam satu bulan ada 130 kematian. Ini, di Januari, baru 18 hari sudah 76 orang," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya bakal mengevaluasi efektivitas PPKM. Jika tak ada perubahan, Pemkab Banyumas akan melakukan tes swab antigen secara massal dan lebih menyeluruh.

"Sedang kami pikirkan gerakan antigen serempak atau massal. Kami kumpulkan bertahap, kemudian kami tracing komorbid dan lansia yang positif," katanya.

Baca juga: 8 Nakes di Jateng Alami Efek Samping Seusai Vaksinasi Tahap Pertama, Begini Kondisi Mereka Sekarang

Baca juga: Tingkatkan Integritas dan Pelayanan, Kejari Purbalingga Canangkan Wilayah Bebas Korupsi

Baca juga: Pilkada Rampung, KPU Kabupaten Siap Hibahkan 2.503 Thermogun ke Desa/Kelurahan

Baca juga: Kapal Tongkang Batu Bara Terdampar di Pantai Pulau Kodok Tegal, Rusak Warung dan Spot Foto Wisata

Menurut bupati, secara kasat mata, hampir tidak ada perubahan pola aktivitas masyarakat selama PPKM, di kala siang hari.

Jika tim satgas menemukan pelanggaran, semisal hajatan, maka akan langsung ditindak. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved