Breaking News:

Berita Pemalang

Inalilahi Wainalilahi Rojiun, 1 Bocah Tewas, 4 Luka-luka Tertimpa Pos Kamling Ambruk di Pemalang

Insiden ini membuat warga desa geger karena satu di antara mereka meninggal. Sementara, empat lainnya mengalami luka karena tertimpa bangunan.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Warga Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, mendatangi pos kamling yang ambruk, Minggu (10/1/2021). Kejadian tersebut membuat seorang anak meninggal dunia dan empat lainnya terluka. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Nasib malang menimpa sejumlah bocah di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.

Saat mereka asik bermain di pos kamling desa, bangunan tersebut roboh.

Insiden ini membuat warga desa geger karena satu di antara mereka meninggal. Sementara, empat lainnya mengalami luka karena tertimpa material bangunan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Juniar Perkasa: Tiap Hari Ada 100 Lubang di Jalur Pantura Brebes Hingga Pemalang

Baca juga: Selip Ban Lalu Tergelincir, Mobil Nissan Livina Terperosok di Pinggir Tol Pemalang-Batang

Baca juga: 278 Karyawan di Pemalang Positif Covid-19, Satgas Rekomendasikan Penutupan Sementara Perusahaan

Baca juga: Wakil Bupati Pemalang Ambil Alih Wewenang Pemerintahan, Junaedi dan M Arifin Positif Covid-19

Dituturkan Yunus Supriyanto, Kepala Desa Beluk, empat bocah yang selamat mengalami patah tulang dan luka pada sejumlah bagian tubuh.

"Mereka tertimpa batu bata dari tembok pos dan material lain bangunan," jelasnya melalui sambungan telepon, Senin (11/1/2021).

Yunus mengakui, bangunan pos kamling tersebut sudah tua. Bahkan, warga sudah berencana membongkarnya.

"Namun, belum sempat dibongkar sudah ambruk, bertepatan saat anak-anak bermain di sekitar bangunan tersebut," ujarnya.

Ia menyebutkan, usia bangunan yang dibangun warga RT 17 RW 05 Desa Beluk itu sekitar 30 tahun.

"Memang, konstruksi bangunan sudah lapuk. Untuk itu, warga berencana melakukan pembongkaran," tuturnya.

Informasi dari kepolisian, korban meninggal atas insiden itu bernama Adam, warga Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.

Baca juga: Candi Arjuna Dieng Tutup Sementara, Ini Alternatif Wisata di Banjarnegara Selama PPKM

Baca juga: Proses Akad Nikah di Banyumas Hanya Boleh Dihadiri 10 Orang, Pengantin Wajib Pakai Sarung Tangan

Baca juga: Ingat, Mulai Hari Ini 9 Ruas Jalan di Kota Semarang Ini Ditutup. Ini Daftarnya

Baca juga: Brutal, Ibu dan Balita di Karangsari Kebumen Ditebas Pedang Tetangga hingga Balita Kehilangan Jari

Ia datang ke Desa Beluk untuk berkunjung ke rumah saudaranya, lalu bermain dengan anak-anak di desa tersebut.

Sementara, empat korban lain yaitu, Revan, warga Desa Beluk, mengalami patah tulang kaki.

Natan, mengalami luka ringan di bagian kepala; Khoerunisa, menderita luka pada kaki dan punggung. Sedangkan Rehan, mengalami luka kaki dan kepala. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved