Berita Internasional
Akun Twitter Donald Trump Akhirnya Ditutup Permanen
Penghentian permanen Twitter tersebut termasuk larangan bahwa Trump tidak dapat lagi mengakses akunnya serta twit dan gambar profilnya telah dihapus.
TRIBUNBANYUMAS.COM, AMERIKA SERIKAT - Twitter menghentikan secara permanen akun Presiden Donald Trump, @realDonaldTrump pada Jumat (7/1/2021).
Pihak perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah twit bahwa mereka membuat keputusan karena risiko hasutan lebih lanjut untuk kekerasan.
Penghentian tersebut termasuk larangan bahwa Trump tidak dapat lagi mengakses akunnya serta twit dan gambar profilnya telah dihapus.
Baca juga: Penambangan Galian C Kembali Muncul di Kledung Temanggung, Seratusan Pemuda Bentangkan Spanduk
Baca juga: Temanggung Berzona Oranye Covid-19, Dinkes Sebut Angka Risiko Masih Tinggi Jelang Vaksinasi
Baca juga: Warga Minta Pantai Kampung Tirang Tegalsari Jadi Wisata Baru di Kota Tegal
Baca juga: Persiapan Vaksinasi di Kota Tegal, Dinkes: Faskes Sudah Siap, Tinggal Menunggu Kedatangan Vaksin
Trump sebelumnya memiliki 88,7 juta pengikut di Twitter sebelum penghentian akunnya.
Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (9/1/2021), Trump disebut-sebut menggunakan akun Twitter pribadinya untuk menyulut pendukung dan bahkan membuat pergantian personel.
Bahkan sebelum mereka dapat membuat siaran pers.
“Tanpa twit, saya tidak akan berada di sini,” kata Trump.
Trump pertama kali mengalami larangan sementara dari Facebook dan Twitter pada 6 Januari 2021 saat terjadi kerusuhan di Capitol Hill.
Itu ketika anggota parlemen melanjutkan formalitas penghitungan suara Electoral College.
Banyak anggota parlemen dan bahkan mantan anggota pemerintahan mengkritik Trump.
Itu karena mendorong para pendukungnya untuk menolak hasil pemilu dan melakukan protes di Capitol.
Kongres kemudian menegaskan kembali kemenangan Joe Biden.
Saat kerusuhan terjadi, Trump mengetwit pesan yang mendorong non-kekerasan, meskipun ia kemudian merilis pesan video.
Dimana isinya juga menegaskan kembali klaimnya yang tidak berdasar bahwa pemilu itu dicuri darinya dan mengatakan kepada perusuh,
“Kami mencintaimu.”
Twitter awalnya memblokir beberapa twit Trump dari pandangan publik dan mengharuskan dia menghapusnya untuk mendapatkan kembali akses ke akunnya.
Setelah penghapusan, dia terkunci dari akunnya selama 12 jam.
Namun, Twitter memperingatkan, pelanggaran kebijakan di masa depan akan mengakibatkan penghentian permanen akun Trump.
Dalam twit pertamanya setelah kembali ke Twitter pada 7 Januari 2021, Trump mengunggah pesan video.
Isinya mendesak ketenangan dan memberikan hal yang paling dekat dengan pidato konsesi yang dia miliki, dan mengatakan akan ada transisi ke pemerintahan baru. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Twitter Resmi Tutup Permanen Akun Donald Trump, Ini Alasannya... "
Baca juga: Muhlisin Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup, Ditangkap Hendak Edarkan Sabu di Weleri Kendal
Baca juga: Bakal Diterapkan Aturan Jam Malam di Kendal, Toko Hingga PKL Hanya Boleh Jualan Hingga Pukul 19.00
Baca juga: Konsep Belajar Daring di Masa PSBB, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Masih Tunggu Petunjuk Teknis
Baca juga: Karena Sudah Over Kapasitas, 43 Napi Lapas Semarang Dipindah ke Nusakambangan Cilacap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/akun-trump-diblock-twitter.jpg)