Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Penambangan Galian C Kembali Muncul di Kledung Temanggung, Seratusan Pemuda Bentangkan Spanduk

Aksi para pemuda itu menjadi perwakilan masyarakat Kwadungan Gunung dan Jurang, Kecamatan Kledung, Temanggung yang menolak operasional galian C.

ISTIMEWA
Seratusan pemuda di Desa Kwadungan Gunung dan Desa Jurang, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung melakukan aksi demonstrasi menolak aktivitas penambangan galian C di wilayahnya, Jumat (8/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Seratusan pemuda dari berbagai elemen organisasi kepemudaan di Desa Kwadungan Gunung dan Jurang, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung melakukan aksi demonstrasi menolak aktivitas penambangan galian C yang tak jauh dari perkampungan.

Para pemuda itu datang ke lokasi galian C dengan membentangkan sejumlah spanduk.

Baca juga: Temanggung Berzona Oranye Covid-19, Dinkes Sebut Angka Risiko Masih Tinggi Jelang Vaksinasi

Baca juga: 5 Berita Populer: Kegiatan 3 Wilayah di Jateng Bakal Dibatasi-Rekonstruksi Ibu Bunuh Bayi Temanggung

Baca juga: Sambil Menangis, Suami Berlari dan Memeluk Ibu Pembunuh Anak di Temanggung saat Rekonstruksi

Baca juga: Datang Langsung, Kades Nampirejo Temanggung Minta Maaf ke Masyarakat Banyumas terkait Cabai Bercat

Adapun spanduk itu bertuliskan, 'stop penambangan liar berdalih reklamasi', 'masyarakat kwadungan gunung menolak penambangan pasir', hingga beberapa ungkapan penolakan lainnya.

Taoufik Widodo, Ketua GP Ansor PAC Kledung mengatakan, aksi para pemuda itu menjadi perwakilan masyarakat Kwadungan Gunung dan Jurang yang menolak operasional galian C.

Katanya, aktivitas penambangan pasir yang berada di wilayahnya itu seharusnya sudah berhenti sejak 10 tahun lalu.

Namun kembali beroperasi sejak 10 hari terakhir ini.

Menurut Taoufik, masyarakat awalnya tidak tahu adanya aktivitas penambangan kembali.

Hingga akhirnya diketahui banyak truk pengangkut pasir mengantre muatan di lokasi tersebut.

Penolakan terhadap aktivitas galian C ini, katanya, bukan tanpa dasar.

Penambangan pasir ilegal membuat masyarakat merasa dirugikan.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved